SuaraJakarta.id - Puluhan massa yang hendak ikut Aksi 1812 di Istana Negara, Jakarta, terjaring penyekatan oleh jajaran Polres Metro Tangerang Kota.
Penyekatan dilakukan di wilayah Kecamatan Jatiuwung dan Batuceper, Tangerang.
Dalam operasi kemanusiaan itu, polisi melakukan rapid test terhadap puluhan massa yang terjaring tersebut.
"Untuk di Jalan Gatot Subroto, Jatiuwung kami melakukan test terhadap 56 orang. Untuk yang di Batuceper ada 34 anggota dan simpatisan FPI (Front Pembela Islam-Red)," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Haryanto kepada Suara.com, Jumat (18/12/2020) malam.
Berdasarkan rapid test di kedua lokasi tersebut, ada dua peserta Aksi 1812 yang dinyatakan reaktif Corona.
"Satu orang dari Jatiuwung, satu orang di Batuceper. Mereka selanjutnya dibawa ke Kemayoran (dilakukan tes selanjutnya di Wisma Atlet)," ungkapnya.
Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Abdul Rachim mengungkapkan, jajaran Polsek Jatiuwung sempat mengamankan empat orang berasal dari Pandegelang, Banten, yang hendak ikut Aksi 1812.
Satu diantara keempat orang itu kedapatan membawa senjata tajam berbentuk celurit.
"Satu dari empat orang itu masih kami amankan karena membawa sajam. Inisial orang yang kami amankan TH beralamat di Desa Cipacung, Kecamatan Majasari, Kabupaten pandeglang," ungkapnya.
Baca Juga: Wagub DKI ke Simpatisan Rizieq: Demo Hak Warga, Tapi Sekarang Ada Pandemi
Kontributor : Hairul Alwan
Berita Terkait
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Polisi Selidiki Dugaan Pidana Kebakaran Gudang Pestisida yang Cemari Sungai Cisadane
-
Dua Bandit Bercelurit Harus Mendekam dalam Jeruji Besi Usai Jambret Kalung Emas di Tambora
-
Polisi Setop Penyelidikan Kasus Guru di Tangsel, Dugaan Kekerasan Psikis Tak Terbukti!
-
Mediasi Buntu, Kasus Guru SD di Tangsel Tetap Jalan Meski Ruang Restorative Justice Dibuka
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
7 Sepatu Lari Tanpa Tali yang Praktis untuk Lari Sore, Tinggal Pakai Langsung Jalan
-
Anniversary Merlynn Park Hotel: 16 Years of Transformation Hospitality Beyond Excellence
-
Viral Visual Balita di Kemasan: Salah Tafsir atau Kurang Memahami Konteks?
-
Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera
-
Guru Besar Universitas Jayabaya Desak Revolusi Hukum Kepailitan Demi Ekonomi Nasional