SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember.
Menurut Anies, Hari Ibu di Indonesia memiliki arti yang berbeda dengan negara lain.
Anies mengatakan di Indonesia, Hari Ibu dikaitkan dengan perjuangan Indonesia meraih kemerdekaan.
Sebab saat masa penjajahan dulu, kaum perempuan memiliki andil yang besar.
"Peringatan Hari Ibu yang berbeda dengan negara-negara lain, bukan hanya memperingati figur ibu. Tapi di Indonesia, hari Ibu adalah memperingati perjuangan kaum perempuan di dalam meraih kemerdekaan," ujar Anies melalui YouTube Pemprov DKI Jakarta, Selasa (22/12/2020).
Anies menjelaskan, saat 22 Desember 1928 dulu, terjadi peristiwa Kongres Perempuan di Yogyakarta.
Momentum itu memiliki arti sendiri bagi sejarah perjuangan meraih kemerdekaan.
"Jadi peringatannya bukan pada pribadi ibu saja, tetapi pada perjuangan kaum perempuan," tuturnya.
Anies berharap ibu dan perempuan era sekarang bisa menginspirasi seluruh elemen masyarakat.
Baca Juga: Bantah Anies Stres saat Isolasi, Wagub DKI: Dia Sudah Biasa Hadapi Masalah
Hal ini disebutnya berkaca dari para wanita di jaman penjajahan itu.
"Kepada para ibu semua, saya mengucapkan Selamat Hari Ibu. Semoga ibu-ibu selalu sehat dan selalu menjadi inspirasi bagi kita semua," pungkas Anies.
Berita Terkait
-
Pramono Ajak Anies Nonton Persija Bareng di JIS: Legacy-nya Sekarang Bisa Dinikmati
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dihapus: Benarkah Sepi, Bikin Macet, dan Tak Dibutuhkan?
-
Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar