SuaraJakarta.id - Sejumlah wilayah di Ibu Kota Jakarta pada Jumat (1/1/2020) hari pertama di tahun 2021 berpotensi diguyur hujan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga mengeluarkan peringatan dini akan adanya potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah DKI Jakarta.
"Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jaksel, Jakbar dan Jaktim antara siang dan menjelang malam," kata peringatan dini BMKG.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG melalui situs resminya, cuaca wilayah DKI Jakarta Jumat pagi, diwarnai hujan ringan di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
Sedangkan wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, berstatus berawan.
Memasuki siang harinya, hujan ringan masih diperkirakan terjadi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat. Untuk wilayah Jakarta Selatan, terjadi hujan lebat, dan hujan sedang di Jakarta Timur.
Wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, siang harinya cerah berawan.
Hingga malam harinya, cuaca cerah berawan terjadi di seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta.
Cuaca kembali berubah pada dini harinya, Kepulauan Seribu diperkirakan hujan sedang, Jakarta Utara dan Jakarta Barat berubah jadi berawan.
Baca Juga: Hujan Warnai Hari Pertama 2021 di Jakarta
Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang sejak pagi hujan, dini hari berubah cerah berawan.
Secara keseluruhan, pada hari Jumat ini, rentang suhu udara Jakarta berkisar 23-32 derajat Celsius, dengan rincian, Jakarta Barat (23-32 derajat), Jakarta Pusat (24-32 derajat), Jakarta Selatan dan Jakarta Timur (23-32 derajat), Jakarta Utara (24-32 derajat) dan Kepulauan Seribu (26-31 derajat).
Adapun kelembapan udara akan berkisar sekitar 80 hingga 100 persen, dengan rincian wilayah Jakarta Barat berkisar 85-95 persen, Jakart Pusat 80-95 persen, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur 80-100 persen, Jakarta Utara 80-95 persen dan Kepulauan Seribu 85-90 perseb.
Pada libur tahun baru 2021, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau warganya untuk tetap berada di rumah saja, tidak melakukan perjalanan mudik ataupun berwisata, dikarenakan masih tingginya angka kasus positif COVID-19. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir