SuaraJakarta.id - Di awal tahun 2021 ini, angka penularan Covid-19 di Jakarta masih terus tinggi di atas 1.000 orang setiap harinya. Imbasnya, kapasitas rumah sakit rujukan penanganan pasien yang terjangkit virus corona semakin menipis.
Berdasarkan data yang diunggah oleh akun Instagram resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, @dkijakarta, tingkat okupansi tempat tidur tiap pekannya mengalami peningkatan. Sejak 28 Desember hingga 3 Januari, tempat isolasi di RS rujukan telah terisi 87 persen.
DKI sendiri sejauh ini sudah menyediakan 7.739 kamar isolasi. Artinya, 6385 tempat tidur sudah terisi oleh pasien yang terpapar Covid-19.
Sementara itu untuk Intensive Care Unit (ICU), dari 960 kamar, 762 ruangan di antaranya sudah terisi. Dengan demikian maka 79 persen kamar ICU sudah terisi sejauh ini.
Seluruh ruang ICU dan tempat isolasi itu tersebar di 98 Rumah Sakit rujukan penanganan pasien Covid-19.
Pada rentang waktu yang sama, dari 28 Desember sampai 3 Januari 2021, 12.907 orang dinyatakan positif dari 103.904 orang yang menjalani tes swab PCR.
Tingkat keterisian RS rujukan Covid-19 sendiri mulai meningkat sejak pertengahan November 2020. Padahal di awal bulan, angka okupansi tempat tidur isolasi sempat rendah seiring dengan penambahan pasien Covid-19 hariannya yang berada di bawah angka 1.000 orang.
Saat itu, kamar isolasi yang terisi hanya 52 persen dan ICU juga di kisaran 58 persen. Namun begitu pasien harian terus bertambah di atas angka 1.000 orang setiap harinya, tingkat keterisian RS rujukan juga terus meningkat hingga sekarang.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut pihaknya sudah menambah unit Rumah Sakit (RS) rujukan pasien Covid-19 di ibu kota. Terlebih lagi diperkirakan pasien corona akan bertambah karena momen libur natal dan tahun baru (nataru).
Baca Juga: Ahli: Banyak Pasien Kanker Terabaikan Bila Virus Corona Tak Berakhir!
Politisi Gerindra ini menyebut ada tiga RS rujukan di Jakarta Barat dan Timur yang baru ditunjuk. Dengan demikian maka total RS rujukan penanganan Covid-19 di ibu kota sekarang berjumlah 101.
"Penambahan terakhir ada 3 RS, yaitu RS Ukrida di Jakarta Barat, RS Antam Medika di Jakarta Timur, dan RS Harapan Jayakarta juga di Jakarta Timur," tuturnya.
Terkait dengan penambahan tiga Rumah Sakit itu, Riza tak menjelaskan total kapasitas pasien corona di Jakarta sekarang ini. Ia hanya menyatakan warga tak perlu khawatir karena jumlahnya akan terus ditambah.
"Jakarta memang menyediakan banyak fasilitas, warga tidak perlu khawatir, kita akan terus menambah fasilitas rumah sakit," pungkasnya.
Berikut pergerakan okupansi bed isolasi dan bed ICU di Jakarta sejak awal November hingga 3 Januari:
26 Oktober - 1 November
- Bed isolasi: 52 persen
- Bed ICU: 58 persen
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta
-
Hadapi Polusi yang Makin Kompleks, Aturan Kualitas Udara Jakarta Bakal Direvisi
-
BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Teknologi AI Wearable Makin Berkembang, Rokid Hadir di DTI-CX 2026