SuaraJakarta.id - Aston Villa tak bisa menurunkan skuad utama beserta sang pelatih Dean Smith saat menjamu Liverpool di babak ketiga Piala FA pada Jumat waktu setempat atau Sabtu (9/1/2021) dini hari WIB.
Kondisi itu disebabkan tengah berkecamuknya wabah Covid-19 di markas The Villans. Sejumlah pemain senior dan staf dilaporkan menerima tes positif terinfeksi virus Corona pada Senin (4/1/2021).
Setelah dilakukan tes Covid-19 lebih lanjut, jumlah personel Aston Villa yang terkonfirmasi positif virus Corona kian bertambah pada Kamis (7/1/2021).
Aston Villa sudah menutup tempat latihan di Bodymoor Heath pasca laporan tes Covid-19 tersebut pada Kamis atau kurang lebih 24 jam jelang menghadapi Liverpool.
Sebagai solusi agar duel menghadapi Liverpool tetap berlangsung, Aston Villa bakal menurunkan skuad U-23 mereka, sebagaimana dilaporkan Goal, Jumat (8/1/2021).
Keputusan Villa jadi kebalikan dari apa yang terjadi di pertandingan perempat final Piala Liga Inggris pada Desember 2019.
Saat itu, Liverpool terpaksa menggunakan skuad cadangan karena tim senior tengah bermain di Piala Dunia Antarklub di Qatar dalam waktu yang sama.
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengatakan timnya tidak memiliki kasus positif untuk dilaporkan sebelum mereka melakukan perjalanan ke Villa Park pada Sabtu nanti. Tetapi, hasil tes terbaru dari skuad The Reds belum keluar.
"Ya, 100 persen kami tidak memiliki kasus saat ini," kata Jurgen Klopp dikutip dari Goal.
Baca Juga: Bikin Deg-degan, Solskjaer Tak Soroti Performa MU Saat Kalahkan Aston Villa
"Tetapi tes dari kemarin kami belum diumumkan. Tapi sampai saat itu semuanya baik-baik saja," tambahnya.
Villa adalah klub terbaru dari sejumlah klub Liga Inggris yang dihantam wabah Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya ada Newcaslte United dan Manchester City.
Wabah Covid-19 memaksa pertandingan Newcaslte menghadapi Aston Villa bulan lalu ditunda, sementara Manchester City melawan Everton pada 28 Desember lalu juga harus dijadwal ulang.
Pertandingan antara Fulham melawan Tonttenham Hotspur dan Burnley juga ditanguhkan menyusul wabah virus Corona di antara skuad The Cottagers.
Sementara Sheffield United turut melaporkan sejumlah kasus positif Covid-19 dalam skuadnya meskipun pertandingan menghadapi Burnley dan Crystal Palace bisa berjalan sesuai rencana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal
-
Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah
-
Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung
-
Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley
-
Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres