SuaraJakarta.id - Polres Metro Jakarta Selatan telah memeriksa enam saksi terkait kasus pemukulan yang dialami tersangka kecelakaan maut Pasar Minggu yang diduga dilakukan oleh Aiptu IC.
"Enam saksi sudah kita mintai keterangan, mereka orang-orang yang ada di tempat kejadian, dua saksi di lokasi pemukulan dan empat saksi di lokasi kecelakaan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Jimmy Christian Samma, Senin (11/1/2021).
Jimmy mengatakan pihaknya masih menyelidiki dugaan pemukulan yang dilaporkan oleh H, tersangka kecelakaan maut di Pasar Minggu pada Jumat (25/12/2020) yang menewaskan seorang ibu muda dan melukai pengendara lainnya.
Hingga kini polisi masih menunggu dua orang saksi lainnya untuk dimintai keterangan. Pemeriksaan kedua saksi tersebut sempat tertunda karena sedang berada di luar kota.
"Saksi-saksi ini Satpam dan warga yang ada di sekitar lokasi kecelakaan dan lokasi tempat H dan Aiptu IC berselisih," kata Jimmy.
Polisi juga telah mengumpulkan sejumlah rekaman CCTV di lokasi kecelakaan dan lokasi sebelum kecelakaan terjadi.
Tidak hanya itu, polisi juga mengumpulkan rekaman video yang diambil warga di sekitar lokasi kecelakaan.
Hingga kini Polres Metro Jakarta Selatan belum menemukan fakta baru yang dapat menjerat Aiptu IC sebagai tersangka.
"Di TKP tabrakan tidak ada pemukulan. Kita masih perdalam, ada saksi tertunda keluar daerah," kata Jimmy.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Tol Cipali, 4 Penumpang Mikrobus Tewas
Sementara itu, dari hasil visum yang diserahkan tersangka H bersama laporannya, menunjukkan ada luka memar di muka dan badan.
Polisi juga memastikan pemukulan tersebut terjadi di TKP pertama atau TKP kedua tempat kecelakaan terjadi.
"Visum ada luka, harus memastikan di TKP satu apa dua. Kan banyak masyarakat waktu kecelakaan terjadi, yang juga marah dengan kejadian kecelakaan itu," kata Jimmy.
Kecelakaan lalu lintas dipicu cekcok antara H pengemudi Hyundai dan Aiptu IC yang mengemudi mini bus dengan nomor polisi B 2159 SIJ, di depan SMA 28 Pasar Minggu.
Terjadi aksi serempetan hingga mengakibatkan mobil yang dikemudikan Aiptu IC menabrak pembatas jalan dan keluar dari jalan menuju jalan seberangnya yang berlawanan arah.
Saat bersamaan dua sepeda motor sedang melintas tertabrak oleh mobil Aiptu IC yang melaju keluar kendali. Satu korban tewas dan satu orang lainnya terluka.
Berita Terkait
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Sahroni Sentil Polisi Soal Pemotor Ninja 'Sok Jago': Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak
-
Geger! Pria di Jagakarsa Pukul Orang Secara Acak Karena 'Bisikan', Polisi: Dia Positif Sabu
-
Detik-detik Kecelakaan Maut Dekat Patung Kuda, Pengendara Aerox Tiba-tiba Oleng hingga Tak Tertolong
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
BRI Bersama PERBANAS Perkuat Ekosistem Keuangan Digital yang Aman
-
Masuk Jajaran 10 Hotel ibis Terbaik Dunia, Ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Promo Menginap Spesial
-
BRI Wellness Experience 2026 Hadirkan Festival Wellness Terbesar di Jakarta, Pakai Lokasi Hutan Kota
-
Kebijakan Menhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia