SuaraJakarta.id - Sejumlah tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan (Tangsel) menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 Sinovac, Jumat (15/1/2021).
Salah satunya drg. Yohana Alfa Agustina. Dia mengaku merasa baik-baik saja usai disuntik vaksin Sinovac.
"Waktu penyuntikan aman, setelah 30 menit observasi nyaman aja. Mudah-mudahan ke depannya juga tetap aman," kata dia usai vaksinasi di RSUD Tangsel, Jumat (15/1/2021).
Yohana mengaku, sebelum disuntik vaksin, dirinya sempat merasa takut lantaran khawatir terhadap efek samping dari vaksin baru itu.
"Kalau takut pasti ya, karena kan disuntik khawatir ada efek samping segala macam. Tapi kalau membaca hasil riset alamiahnya diupayakan aman dan sudah melewati beberapa pengujian. Saya yakin aja sih," ungkap dokter berusia 46 tahun itu.
Menurutnya untuk meminimalisir efek samping dari vaksin Sinovac, para nakes yang akan divaksinasi harus jujur soal kondisi tubuhnya.
"Iya harus jujur. Kalau punya penyakit seperti alergi makanan atau alergi obat, ya kita harus ngomong ke petugasnya. Menyesuaikan kondisi tubuh kita, siap atau tidak. Kalau siap lakukan," pungkasnya.
Senada diungkapkan oleh Septiana. Bidan di RSUD Tangsel itu juga mengaku sempat merasa khawatir saat akan disuntik vaksin Covid-19.
"Khawatir sih iya, cuman kan cari-cari informasi dari dokter-dokter lain dan lulus uji klinis di atas 50 persen ya Insya Allah aja. Takut iya, tapi dari MUI sudah halal, BPOM juga bilang ini bagus, ya sudah," ungkapnya.
Baca Juga: Raffi Ahmad Minta Maaf Party Usai Divaksin, Azis: Bagus Sadari Kesalahan
Septi mengaku, sempat merasa sakit sedikit saat disuntik vaksin dari China itu.
"Rasa divaksinnya sama seperti divaksin biasa sih, vaksin BT atau vaksin hepatitis. Sakit sedikit setelah disuntik ya pasti, tapi enggak ada keluhan untuk saat ini ya," terangnya.
Hal berbeda dirasakan nakes lainnya, Rani Tacawa Siahaan. Ia mengaku tak merasakan sakit atau pun keluhan usai disuntik vaksin Sinovac.
"Enggak berasa apa-apa, enggak sakit kok. Deg-degan sih, khawatir disuntik kan sakit, tapi ternyata enggak berasa apa-apa," tutupnya.
Diketahui, Pemkot Tangsel memulai vaksinasi Covid-19 tahap pertama di lima titik fasilitas kesehatan (faskes).
Antara lain di RSUD Tangsel, Puskesmas Jurang Mangu, Setu, Kampung Sawah, dan Jombang.
Berita Terkait
-
DLH Diminta Turun Tangan, Benyamin Sebut TPST Abu & Co Punya Izin Pembakaran Sampah, Kok Bisa?
-
DPR Desak Nakes PPPK Diangkat PNS 2027! Termasuk Perhatikan Nasib Sopir Ambulans
-
Tsunami Terduga TB: Saat Skrining Massal Mengancam Kewarasan Nakes
-
Walkot Tangsel Naik Tank Saat HUT RI Kena Semprot Netizen: Jalan Benerin, Bukan Dadah-Dadah
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar