SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai 8 Februari mendatang. Ini dikarenakan penularan Covid-19 di ibu kota masih mengkhawatirkan.
Hingga Minggu (24/1/2021) kemarin, kasus corona di Jakarta sudah mencapai 249.815 orang. Bahkan pasien Covid-19 yang masih aktif berjumlah 24.334 orang.
Dari jumlah itu, Anies menyebut klaster keluarga Covid-19 menjadi penyumbang terbanyak. Selanjutnya dari kegiatan perkantoran juga menjadi salah satu faktor penularan virus corona.
"Klaster keluarga menyumbang 566 klaster, setelah klaster perkantoran sebesar 312 klaster,” ujar Anies dalam keterangan tertulis, Senin (25/1/2021).
Karena itu, Anies mengaku akan memaksimalkan kerja Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di tingkat Rukun Warga (RW) yang sudah lama dibentuk. Berbagai elemen di tingkat RW akan saling membantu untuk meningkatkat protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.
“Satgas Covid-19 terutama pada tingkat RW yang sudah ada akan lebih kami maksimalkan," jelasnya.
Anies mengklaim selama ini Satgas tingkat RW itu sudah bekerja melakukan tugasnya mencegah penularan Covid-19. Dengan berbekal pengalamannya, maka klaster keluarga diyakini akan diminimalisir jumlahnya.
"Mereka telah berpengalaman selama hampir setahun. Nantinya, mereka juga akan fokus menjangkau dan menekan terjadinya klaster keluarga," pungkasnya.
Baca Juga: Ahli Sebut GeNose Tidak Praktis Jika Jadi Syarat Perjalanan Kereta Api
Berita Terkait
-
Jakarta Rasa Seoul Karya Anies Dihina Habis-habisan: Bikin Rusak Mata!
-
Ahli Sebut GeNose Tidak Praktis Jika Jadi Syarat Perjalanan Kereta Api
-
Para Ahli Tolak Wacana GeNose Jadi Syarat Perjalanan Kereta Api
-
Anies: Pakai Masker Itu Tak Nyaman, Kena Covid-19 Jauh Lebih Tak Nyaman
-
Kisah Anies Lihat Pasien Covid-19 Meninggal: Virus Bukan Fiksi, Ini Nyata
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Curi Uang Rp20 Juta dan iPhone Bos, Apoteker Diduga Beraksi di Tiga Kota
-
Lima Tahun Jalankan Program CSR, PANI Raih Tiga Penghargaan Sekaligus
-
Tak Perlu Bawa Kendaraan Pribadi, Dermaga CBD Beachwalk Bisa Dijangkau dengan Shuttle Gratis
-
Sembilan Celurit Diamankan, Lima Terduga Pelaku Tawuran Diciduk di Jakarta Timur
-
BRI Pimpin Daftar Merek Paling Bernilai di Indonesia Selama Empat Tahun Berturut-turut