SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah mulai menyuntikan dosis kedua pada penerima vaksin Covid-19 tahap pertama hari ini, Jumat (29/1/2021).
Namun ternyata belum hampir setengah dari target tenaga kesehatan (nakes) di Jakarta yang sudah menerima vaksin Sinovac itu.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya baru menyuntikan dosis pertama vaksin kepada 53 ribu nakes.
Padahal, target penerima vaksin tahap pertama di Jakarta adalah 130 ribu penerima.
"Pelaksanaan vaksinasi terus berlangsung, kurang lebih 130 ribu sasaran. Dalam prosesnya sudah mencapai 53 ribu," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (29/1/2021).
Padahal, Riza menyebut pihaknya mampu menyuntikan sekitar 19 ribu vaksin.
Namun, karena ada permasalahan data, kemampuan ini tak bisa digunakan secara optimal.
"Demikian ini harus disesuaikan dengan data yang harus divalidasi kembali," jelasnya.
Di Balai Kota sendiri, sudah ada 21 orang tokoh lintas elemen yang menerima vaksin Covid-19 dosis kedua.
Baca Juga: Ini Alasan JK Dukung Swasta Vaksinasi Mandiri
Selain itu sambil berjalan, para nakes lainnya juga menerima vaksin di fasilitas kesehatan terpilih.
Politisi Gerindra ini menyatakan vaksinasi akan dirampungkan dalam waktu 10 hari ke depan.
Namun perlu ada percepatan dalam melakukan integrasi data penerima vaksin.
"Paling lambat 10 hari selesai. Jadi semua bergantung data. Prinsipnya yang harus disiapkan terintegrasinya data. Nakes sudah siap, vaksinnya sudah siap," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja
-
Viral Nakes Girang Pindahkan 'Bayi Jelek'
-
Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya
-
Disebut Mandek 10 Tahun, Pramono Anung Heran Soal Gaji Nakes Jakarta: Masa Sih Nggak Naik?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Anti Boros Setelah Lebaran, 7 Ide Masak Sekali untuk Stok Seminggu ala Meal Prep Simpel
-
Benarkah WFA Efektif Tekan Arus Balik 2026? Saat Data Kendaraan Justru Meningkat
-
Dompet Tipis Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Cepat Memulihkan Keuangan di Akhir Bulan
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?