SuaraJakarta.id - Suasana di Kampung Maja RT. 08 RW. 02 Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, mendadak riuh pada Sabtu (30/1/2021) akhir pekan lalu. Ini setelah Ayani mendadak histeris sesuai mendapati kucing kesayangannya tergeletak tak berdaya di ujung gang.
Tak jauh dari kucing berwana orange mikiknya, duduklah perempuan paruh baya bernama Roma Uli Rajaguguk. Sosok tersebut adalah pelaku yang buat sejumlah warga di sana geram setelah dengan sadis meracun sebanyak 8 ekor kucing dengan dalih hendak mengobati suaminya yang sakit asma.
"Kejadian itu hari Sabtu, yang saya tahu punya saya sudah glepek-glepek. Saya jerit-jerit, langsung menangis lah, saya sayang banget kucing itu," ujar Ayani saat dijumpai di lokasi, Selasa (2/2/2021).
Ayani mengungkapkan, kucing miliknya dalam kondisi sekarat. Saat melihat kondisi tersebut, warga sudah mengerubungi Roma Uli untuk dimintai keterangannya.
"Waktu kejadian, saya tahunya kucing saya sudah sekarat," lanjut dia.
Ayani mengatakan, pihak kepolisian sempat meminta agar kucingnya turut dibawa ke Mapolsek Kalideres untuk dijadikan barang bukti. Karena sudah terlanjur cinta, dia menolak permintaan tersebut dan lebih memilih mengobati kucingnya.
"Kucing saya tadinya mau di bawa ke Pospol buat dijadikan barang bukti. Tapi saya tidak kasih. Saya obatin saja kucingnya. Saya kasih susu, sekarang kondisi sudah segar," papar Ayati.
Dari kejadian itu, kucing berwarna orange tersebut mempunyai nama baru. Karena selamat dari insiden mengerikan tersebut, kucing itu diberi nama 'Slamet' oleh Ayani.
"Saya kasih nama Slamet, biar selamat terus. Sebelumbya mah belum punya nama," pungkas Ayani.
Baca Juga: Terkuak! Aksi Keji Nenek Pembunuh Kucing di Kalideres, Oles Racun ke Lidi
Sebelumnya Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Anggoro mengatakan, pihaknya langsung mengamankan wanita terduga pelaku terkait aksi pembunuhan terhadap kucing yang viral di media sosial. Video yang mengundang kecaman publik termasuk para pesohor negeri tersebut salah satunya dibagikan oleh jejaring Instagram @cat_lovers_in_the_world pada Minggu (31/1/2021).
"Kami yang mendapatkan informasi tersebut langsung bergerak cepat mengamankan terduga pelaku atau terlapor," kata Anggoro saat dikonfirmasi, Senin (1/2/2021) kemarin.
Dia mengungkapkan, terduga pelaku menganiaya dan hendak memasak seekor kucing karena didasari atas kepercayaan. Kata Anggoro, wanita tersebut mempercayai bahwa mengkonsumsi daging kucing dapat menyembuhkan penyakit asma.
"Menurut kepercayaan terduga pelaku itu (makan kucing) buat obat asma," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit