SuaraJakarta.id - Pernytaaan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati kritik Gerakan Jateng di Rumah Saja viral dan jadi sorotan. Sebab Bupati Yuni mengatakan Gerakan Jateng di Rumah Saja bisa bikin istri lebih mudah hamil karena sang suami ada di rumah.
Gerakan Jateng di Rumah Saja ini digaungkan Gubernur Ganjar Pranowo untuk menekan angka kasus Covid-19. Tapi Yuni khawatir gerakan yang rencananya berlangsung selama dua hari pada akhir pekan tersebut bakal memicu peningkatan angka kehamilan.
Karena dengan program itu, seluruh penduduk wilayah Jateng wajib berada di rumah selama dua hari dan tidak boleh ke mana-mana.
Seperti dilansir Solopos.com, hal itu dikatakan Yuni saat ditemui wartawan di Sragen, Senin (1/2/2021). Yuni belum mengambil sikap terkait gerakan tersebut.
Ia memilih menunggu instruksi Gubernur ihwal program Jateng Berdiam di Rumah selama dua hari itu.
Pesohor media sosial seperti eks politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean melontarkan pernyataan nyeleneh.
"Ya elah buuuu...!! Sini saya ajari caranya biar ga hamil..!! Gitu aja kuatir..!!" kata Ferdinand di Twitternya dengan posting berita omongan Bupati Yuni.
Hal lain juga dinyatakan Yusuf Dumdum di akun Twitternya, @yusuf_dumdum.
Waduh, emang kalau di rumah kegiatannya itu2 aja, bu?
Baca Juga: Jateng Sehari di Rumah Saja, Bupati Sragen: Malah Takut Banyak yang Hamil
"Tolong dibantu carikan solusinya pak @ganjarpranowo biar angka kehamilan gak meningkat," kata Yusuf Dumdum.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, mengajak masyarakat di Jateng untuk berdiam di rumah saja selama dua hari. Usulan Jateng di Rumah Saja disampaikan Ganjar guna menekan angka persebaran Covid-19.
Ajakan itu disampaikan Ganjar saat memimpin rapat evaluasi penanggulangan Covid-19 di kantornya, Senin (1/2/2021). Ganjar menilai langkah tersebut layak dicoba menyusul peningkatan kasus Covid-19 di Jateng yang terus terjadi.
Meski sejumlah kebijakan telah diambil termasuk PPKM, kasus masih tinggi. Bahkan akibat kasus Covid-19, sudah banyak orang yang meninggal dunia, termasuk tenaga kesehatan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
“Saya ingin mengusulkan, bisa tidak masyarakat menahan diri di rumah secara serentak. Namanya program “Jateng di Rumah Saja”. Kebijakan ini sedang kita siapkan. Syukur-syukur di weekend ini kita di rumah saja semuanya. Jadi, saya ingin melihat Jateng sepi, minimal dua hari saja,” ujar Ganjar.
Tag
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
THR Gen Z Tak Lagi Habis untuk Baju Baru, Kini Ramai-ramai Dipakai untuk Upgrade Skill
-
Tak Semua Bisa Mudik, Anak Rantau Ini Rayakan Lebaran Lewat Video Call: Cuma Bisa Lihat dari Layar
-
Lebaran Asyik di Jakarta: Keliling Dunia dalam Satu Kawasan, Tanpa Macet-macetan Keluar Kota