SuaraJakarta.id - Tinggi muka air di pintu air Pasar Ikan, Jakarta Utara, naik signifikan menjadi 205 cm pada Minggu (7/2/2021) dini hari, sehingga statusnya ditingkatkan menjadi siaga dua menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
Menurut siaran informasi di akun media sosial BPBD DKI Jakarta, pada Sabtu (6/2) pukul 22.00 WIB tinggi muka air di pintu air Pasar Ikan 165 cm dan statusnya masih siaga tiga.
Pada pukul 23.00 WIB, menurut BPBD, gerimis turun dan tinggi muka air naik di pintu air itu naik menjadi 198 cm dan statusnya masih siaga tiga.
Pukul 00.00 WIB, tinggi muka air di pintu air Pasar Ikan turun menjadi 182 cm dan statusnya siaga tiga. Sekitar satu jam kemudian, tinggi muka air di pintu air itu naik menjadi 184 cm.
BPBD DKI Jakarta kembali memperbarui data tinggi muka air di Pasar Ikan pada Minggu pukul 02.00 WIB, menyebutkan bahwa tinggi muka air di pintu air itu naik drastis menjadi 205 cm karena hujan turun dan statusnya ditingkatkan menjadi siaga dua.
BPBD mengingatkan bahwa banjir berpotensi melanda daerah Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Marunda, Kamal, Cilincing, dan Kalibaru.
BPBD DKI Jakarta sudah menyampaikan informasi mengenai peningkatan tinggi muka air dan kemungkinan terjadi banjir kepada para camat serta lurah. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital