SuaraJakarta.id - Anggota Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) atau pasukan biru dianiaya warga saat sedang bertugas menyurutkan banjir di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur, pada Senin (8/2/2021) lalu. Petugas diserang secara fisik oleh oknum tersebut.
Insiden penganiayaan ini pun viral di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @warung_jurnalis.
Kasatpel SDA Kecamatan Jatinegara Robi Triawan membenarkan adanya insiden yang menimpa anggotanya tersebut.
Robi menceritakan, saat kejadian anggotanya sedang mengoperasikan pompa mobil untuk menyurutkan banjir.
Tak lama, seorang pria datang dan mengeluh kepada petugas. Sebab, mobil yang membawa pompa itu menghalangi kendaraannya yang ingin lewat.
"Ada warga buru-buru mau keluar bawa mobil karena ada keluarganya yang sakit. Karena terhalang mobil SDA mereka marah dan memukul korban (anggota SDA)," ujar Robi saat dikonfirmasi, Kamis (11/2/2021).
Selanjutnya pelaku malah marah kepada petugas dan memukul anggotanya yang ada di dalam mobil. Lalu mereka juga didorong oleh teman pelaku yang lain.
Kendati demikian, petugas tak membalas dan hanya diam saja sambil memindahkan mobilnya. Akibat kejadian ini, sang sopir mengalami luka memar.
"Korbannya Satgas Sudin SDA. Barusan dapat info terbaru, korban yang dipukuli namanya Ipan (sopir) mengalami luka memar di wajah," jelasnya.
Baca Juga: Viral Pengumuman Unik lewat Toa Masjid, Netizen Nggak Habis Pikir
Akibat kejadian ini, petugas sempat ingin melaporkan ke kepolisian.
Namun Sekretaris Dinas SDA DKI Dudi Gardesi mengatakan, pihaknya mengurungkan niat ini.
"Sudah selesai. Kedua pihak sudah sepakat untuk tidak memperpanjang masalah," tuturnya.
Kedua belah pihak disebutnya telah berdamai dan tak lagi memperpanjang masalah ini.
Petugas juga sudah bertemu pelaku dan menerima permintaan maaf.
"Mereka sudah salaman, masalah selesai," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Viral Video Balita Ditinggal di Tenda Gunung Prau, Mengapa Kita Tak Boleh Asal Menghakimi?
-
Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi
-
Kronologis Siswa SMA Serang Guru dengan Kampak: Disaksikan Publik Lewat Live Facebook
-
Kadet Unhan Diduga Aniaya Siswa Sekolah Rakyat di Jember, Gus Ipul: Tak akan Kami Diamkan
-
Dua Anggota DPRD Pekanbaru Ribut Saling Cekik di Bandara Soetta, Polisi Kantongi Bukti CCTV
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley
-
Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres
-
Rano Karno Dorong Pendampingan Digitalisasi dan Akses Keuangan
-
IIF Raih Tiga Penghargaan Internasional di Bidang Inovasi Operasional dan ESG
-
Bagi Nasabah BRI Private dan Prioritas, Silakan Nikmati Privilege Kesehatan dari Prodia