SuaraJakarta.id - Aparat berwenang memberhentikan sebuah bus penumpang yang dicurigai melakukan penyelundupan burung ilegal.
Burung-burung ilegal itu disimpan dalam sebuah boks dan disembunyikan di toilet penumpang.
Kecurigaan petugas pun terbukti. Tercatat ada 53 ekor burung ilegal yang rencananya akan dikirim dari Sumatera ke Pulau Jawa.
Penyelundupan burung ilegal ini dibongkar Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Cilegon, Banten.
“Ada informasi kalau bus membawa hewan tak dilengkapi dokumen. Kita periksa ternyata benar,” kata Pejabat Fungsional Karantina Hewan BKP Kelas II Cilegon Adi Prasetyo dilansir dari Bantenhits.com—jaringan Suara.com—Kamis (18/2/2021).
Adi menerangkan, puluhan burung ilegal itu disimpan dalam sebuah boks buah yang disembunyikan di toilet penumpang.
Dari hasil pemeriksaan, 53 ekor burung itu terdiri dari 32 ekor burung ciblek, 9 kor Gelatik batu, 10 ekor burung Kepodang dan 2 ekor ayam kampung.
“Kita amankan ke KKP Cilegon dan akan dilakukan pengujian laboratorium terhadap penyakit Avian Influenza,” tuturnya.
Sopir beserta kernet bus dimintai keterangan lebih lanjut oleh PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Karantina Pertanian Cilegon.
Baca Juga: Catat! 5 Keuntungan Pesan Tiket Bus dan Travel di Traveloka
Menurut sopir bus, burung-burung ini merupakan barang paketan yang rencananya akan diserahkan ke penerima di Terminal Tirtonadi Solo, Jawa Tengah.
Berita Terkait
-
MTI Minta Insentif Motor Listrik Dievaluasi, Subsidi Dialihkan ke Bus Listrik
-
Pilot Kedua Ditangkap, Sindikat Penyelundupan Narkoba Indonesia-Malaysia Makin Terbongkar
-
WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali
-
Saat Penerbangan Terganggu, Bus AKAP Jadi Solusi Penyelamat Perjalanan
-
Arti Burung Gereja Masuk Rumah Malam Hari Menurut Primbon, Bakal Kedatangan Rezeki?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terasa di Jakarta, 100 Dus Masker Dibagikan