Scroll untuk membaca artikel
Dwi Bowo Raharjo | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Senin, 22 Februari 2021 | 13:09 WIB
Warga beraktivitas saat banjir merendam Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta, Jumat (19/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Hal yang sama juga diungkapkan Ahmaddun. Ia mengatakan sejumlah perabotannya seperti kulkas, mesin cuci, dan televisi juga disebutnya rusak.

“Sepertinya sih rusak, karena terendam banjir dari Jumat kemarin,” ujarnya.

Berbeda dengan Siti dan Ahmaddun, Ida pedagang kelontong di lokasi ini harus merelakan sejumlah barang jualannya terendam banjir, seperti sabun mandi, diterjen, pasta gigi, dan kulkas eskrim.

“Ada juga yang hanyut, saya juga tidak menyangka kalau airnya bakal setinggi ini, “ kata Ida.

Baca Juga: Menohok, Gus Sahal Sebut Banjir Jakarta karena Anies Tak Becus Kerja

Ida menyebut kerugiannya mencapai Rp 2 juta. Terlebih perempuan berusia 60 mengaku baru saja berbelanja barang dagangan.

Banjir di RW 4 Kelurahan Cipinang Melayu disebabkan luapan aliran Kali Sunter karena intensitas hujan tinggi, saat banjir terjadi ketinggian banjir sempat mencapai 3-4 meter, lalu perlahan surut pada Minggu sore sekitar 50 sentimeter.

Load More