SuaraJakarta.id - Banjir yang merendam RW 4 Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur sejak Jumat (19/2/2021) lalu kini sudah mulai surut.
Siti, salah satu warga uyang rumahnya terendam banjir mengatalan air perlahan mulai surut sejak Minggu sore (21/2) sekitar pukul 16.00 WIB, lalu sekitar jam 22.00 WIB sudah surut.
“Jam empat sore kalau di dalam rumah-rumah warga air sudah surut, tapi di jalanan masih ada genangan air. Benar-benar surut itu sekitar jam sepuluh malam,” kata Siti saat ditemui Suara.com, Senin (22/2/2021).
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, terlihat sejumlah warga mulai membersihkan rumahnya dari lumpur akibat banjir.
Terlihat juga tumpukan sampah seperti kayu, plastik, kertas, dan beberapa perabotan yang tidak bisa digunakan.
Selain itu, mereka juga membersihkan sejumlah perabotan seperti kursi, meja, peralatan makan, dan pakaian yang sebelumnya terendam banjir.
Warag yang rumahnya terendam banjir kini mengeluh karena sejumlah perabotannya rusak, terutama elektronik. Hal ini dikarenakan banjir di wilayah tersebut sempat mencapai 1 meter.
“Kulkas, mesin cuci, televisi dan beberapa alat elektronik lainnya terendam. Saya belum tahu itu bisa diperbaiki atau tidak,” ujarnya.
Meski dmeikian, Siti tetep bersyukur dokumen dan surat- surat pentingnya tidak ada yang hilang atau terendam banjir.
Baca Juga: Menohok, Gus Sahal Sebut Banjir Jakarta karena Anies Tak Becus Kerja
“Alhamdulillah aman, karena untuk dokumen dan surat penting terlebih dahulu saya simpan di tempat aman,” jelas Siti.
Hal yang sama juga diungkapkan Ahmaddun. Ia mengatakan sejumlah perabotannya seperti kulkas, mesin cuci, dan televisi juga disebutnya rusak.
“Sepertinya sih rusak, karena terendam banjir dari Jumat kemarin,” ujarnya.
Berbeda dengan Siti dan Ahmaddun, Ida pedagang kelontong di lokasi ini harus merelakan sejumlah barang jualannya terendam banjir, seperti sabun mandi, diterjen, pasta gigi, dan kulkas eskrim.
“Ada juga yang hanyut, saya juga tidak menyangka kalau airnya bakal setinggi ini, “ kata Ida.
Ida menyebut kerugiannya mencapai Rp 2 juta. Terlebih perempuan berusia 60 mengaku baru saja berbelanja barang dagangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi