SuaraJakarta.id - Tracing terhadap orang-orang yang kontak erat dengan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang Rabu (3/3/2021) lalu diketahui positif Covid-19 akan terus dilakukan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi mengatakan, jumlah orang yang kontak erat dengan orang Bupati Tatu mencapai puluhan orang.
"Jumlah orang yang kontak erat dengan Ibu Bupati bisa kurang lebih 50 orang," katanya saat dikonfirmasi SuaraBanten.id—grup Suara.com—melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (5/3/2021).
Agus mengungkapkan, Kamis (4/3/2021) pihaknya telah melakukan tes PCR pada keluarga Tatu. Antara lain ibu, anak, dua asisten rumah tangga, dan satu asisten pribadi Tatu.
"Pemeriksaan dilakukan di RSDP (Rumah Sakit Drajat Prawiranegara), hasilnya semua negatif," ungkapnya.
Kata Agus, hari ini, Jumat (5/3/2021) tidak dilakukan tracking terhadap siapapun. Tracking kembali dilakukan pekan depan.
"Minggu depan, 5-7 orang yang kontak erat dengan ibu Bupati akan di tes PCR," ungkapnya.
Lebih lanjut, Agus menjelaskan pelacakan kontak erat dengan Bupati Serang akan dilakukan bertahap dan dikonsultasikan dengan tim pakar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dikonfirmasi terkait apakah Tatu akan di tes Covid-19 B117 atau virus Covid-19 yang telah bermutasi SarsCov 2, Agus mengaku hal tersebut perlu kesiapan Labkesda Provinsi Banten dan RSDP.
Baca Juga: Ajudan Hingga Pejabat Golkar Tes PCR Pasca Bupati Serang Positif Covid-19
"Kabupaten Serang belum mempunyai (alat tes Covid-19 B117-red), Labkesda yang mampu melakukan PCR SarsCov 2," pungkasnya.
Kontributor : Hairul Alwan
Berita Terkait
-
Sambangi Korban Rumah Roboh Ciruas, Bupati Ratu Zakiyah Minta Pendataan Ulang RTLH
-
Cegah 'Kemiskinan Baru', Pemkab Serang Lindungi 21.234 Pekerja Rentan
-
Rakor Nataru, Bupati Serang Bahas Penanganan Truk ODOL, THM Hingga Bencana Hidrometeorologi
-
Perkuat Komunikasi Publik, Najib Hamas Minta ASN Pemkab Serang Aktif Bermedsos
-
Antisipasi Banjir Saat Cuaca Ekstrem, Ratu Zakiyah Instruksikan Bersih-bersih Sampah Sungai
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi