SuaraJakarta.id - Kamis (18/3/2021), Duta Besar India untuk Indonesia, H.E. Mr. Manoj Kumar Bharti mengadakan kunjungan beberapa UMKM yang ada di Gianyar, Bali. Di lokasi Pertenunan Putri Ayu, beliau disambut hangat oleh pemerintah Kabupaten Gianyar.
Dikutip dari BeritaBali.com, jaringan SuaraBali.id, Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar Luh Gede Eka Suary yang menyambut Dubes India, tampak senang dan bersemangat menantikan kebangkitan usaha UMKM di Gianyar.
"Kondisi pandemi menyebabkan sektor UMKM terpukul, dengan kedatangan Dubes India ke pengrajin kita di Gianyar tentu akan memberi manfaat yang luar bisa. Sehingga memotivasi pengrajin agar lebih percaya diri untuk melanjutkan produksinya," ujar Sekda Wisnu Wijaya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil komunikasi dengan kedutaan India, mereka siap melaksanakan kerja sama dan membantu dari sektor pemasaran.
Karena jika dilihat dari proses pengerjaan kain endek khas Bali dan hasilnya hampir sama dengan kain sari yang ada di India.
Untuk memuluskan harapan kedua belah pihak, tentunya Pertenunan Putri Ayu dituntut untuk lebih kreatif dengan mengolaborasikan desain India-Bali. Terlebih lagi jika dilihat dari sejarahnya, dua lokasi ini memiliki ikatan yang sangat kuat terutama dari keyakinan beragamanya.
Dubes India juga menjanjikan untuk turut mempromosikan kain endek khas Bali di India.
Baginya ada suatu kemiripan desain sehingga lebih memudahkan terjalinnya kerja sama. Namun perlu dilakukan suatu kolaborasi desain yang baik untuk lebih memudahkan memasarkannya di India.
Pemilik Pertenunan Putri Ayu, Ida Bagus Surya Bhuana menyatakan siap terus berinovasi dan meningkatkan kualitas benang sehingga mampu menghasilkan kain berkualitas baik berdesain menarik.
Baca Juga: Hari Ini Jokowi ke Bali Lihat Suntik Vaksin COVID-19 ke Gianyar - Denpasar
Berita Terkait
-
Driver Ojol Bingung Soal Status UMKM: Kalau Cuma Buat Pinjam Uang, Sudah Ada Gopay!
-
UMKM Diminta Andalkan Anak Magang, Pemerintah Bayar Gajinya
-
UMKM RI Disuruh Belajar dari India, Modal Besar Bisa Jadi Beban Jika Pasar Tak Ada
-
Ojol Jadi UMKM, Aplikator Tetap Wajib Beri Bonus Hari Raya
-
Pasar Modal Serok Rp125 Triliun: Pesta Raksasa yang Lupa Mengundang UMKM
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
-
Polisi Tangkap Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi