SuaraJakarta.id - Air mata Arti tak terbendung kala mengetahui rumah yang tengah dibangunnya tiba-tiba disegel Satpol PP Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kini janda berusia 60 tahun itu hanya bisa pasrah setelah rumahnya disegel Satpol PP Tangsel pada, Kamis (18/3/2021) lalu.
Rumah Arti berada di Jalan Alip Gede, Kampung Maruga RT 3 RW 4, Serua, Kecamatan Ciputat.
Lokasinya hanya berjarak sekira 200 meter dengan kantor Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Usut punya usut, rumah janda beranak dua dan memiliki satu cucu itu disegel oleh Satpol PP lantaran adanya laporan dari sebuah Lembaga Sosial Masyarakat (LSM).
LSM itu melaporkan bahwa rumah janda yang dibangun itu tak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).
Diketahui, rumah Arti yang sedang dibangun memiliki luas bangunan 54 meter persegi dan luas tanah 80 meter persegi.
Pembangunan rumah itu dibantu oleh Supriadi atau Usup, salah satu saudara Arti.
Arti mengaku tak paham penyebab bangunan rumahnya disegel Satpol PP. Ia hanya bisa kaget dan sedih.
Baca Juga: Tahun Ini Warga Tangsel Boleh Salat Tarawih di Masjid? Ini Kata MUI Tangsel
"Iya disegel, katanya sama Satpol PP. Waktu itu hari minggu datang ke sana sudah disegel. Sempat nangis, sedih lihatnya sudah disegel," ujar Arti ditemui SuaraJakarta.id—grup Suara.com—Kamis (25/3/2021).
Arti menyayangkan penyegelan tersebut, lantaran tega menyegel rumahnya yang sedang dibangun.
"Bisa tega begitu, kan rumahnya juga di belakang. Itu kan rumah, bakal buka warung juga buat hidupin anak yatim," ungkapnya sedih.
Sebelumnya, keseharian Arti membuka warung kecil di rumahnya yang berada di lingkungan Sekolah Al-Lauzah di Jalan Palapa, Serua, Ciputat, Tangsel.
Tetapi, lahan rumah tersebut dijual ke pihak sekolah lantaran akan dijadikan lahan parkiran sekolah.
Dia berharap, persoalan tersebut cepat selesai dan segelnya dicabut. Sehingga, ia bisa pindah lantaran rumahnya saat ini akan dijadikan lahan parkir sekolah hingga April nanti.
Berita Terkait
-
Polisi Segera Gelar Perkara! Usut Laporan Firdaus Oiwobo Terhadap Eks Ketua BEM UGM Tyo Ardianto
-
Bukan Warga Nekat! Satpol PP Ungkap Sosok Orang 'Penting' yang Viral Berenang di Kolam Bundaran HI
-
Paspor Berserakan di Dekat Halte BSD, Imigrasi Tangsel Telusuri Pemiliknya
-
Perangi Narkoba, Bobby Nasution Kerahkan Satpol PP, Polisi hingga TNI Patroli Gabungan di Asahan
-
Bersih-Bersih Blok M, 5 Gerobak dan 4 Boks Minuman Disita dari 9 PKL
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit