SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta masyarakat tetap berada di rumah selama masa ramadan nanti. Pasalnya bulan suci bagi umat Islam itu akan dilalui di tengah penyebaran Covid-19 masih marak.
Menurut Riza tempat ibadah paling baik saat ini adalah di rumah sekalipun bulan ramadan. Masyarakat harus tetap memprioritaskan kesehatan.
"Masa pandemi ini tetap tempat yang terbaik adalah di rumah," ujar Riza saat ditemui di daerah Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021).
Memang, kata Riza, terdapat sejumlah kelonggaran dengan membuka berbagai tempat dan mengizinkan kegiatan sekarang ini. Seperti pembukaan restoran, pernikahan, dan acara lainnya.
Namun semuanya memiliki ketentuan dan harus menjalankan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 yang sudah diatur.
"Kan sudah diatur, mana yang boleh dan tidak boleh. Semua sesuai dengan batasan, resepsi, seminar, workshop, semua ada batasan-batasan ya, kapasitas dan jam," jelasnya.
Meski sudah boleh beraktifitas, ibadah dan kegiatan lainnya lebih baik dilakukan di rumah jika bisa. Kalau mendesak dan harus bepergian, maka tetap jalankan protokol kesehatan.
"Apalagi anak-anak di bawah 9 tahun, orang tua di atas 60 tahun lebih baik berada di rumah," pungkasnya.
Baca Juga: Jaga Telinga dari Hal Buruk di Bulan Ramadan, JOOX Hadirkan 'Kedap Suara'
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Gerak Cepat Dittipideksus Bareskrim, Tahan Dua Petinggi PT DSI Kasus Dugaan Penipuan dan TPPU
-
Cek Fakta: Benarkah AS Keluar dari NATO dan Gandeng Indonesia-Rusia?
-
Iwakum: Hari Pers Nasional Bukan Sekadar Perayaan, Tapi Pengingat Kebebasan Pers
-
7 Fakta Menyentuh di Balik Bocah 8 Tahun yang Tewas Saat Jual Tisu Karena Tak Ada Nasi di Rumah
-
Eksekusi Kilat dan Provisi Terabaikan: Dugaan Perlakuan Berbeda di Meja Hijau