SuaraJakarta.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atua BMKG menyatakan hilal terlihat di Pantai Ancol antara pukul 17.52-18.10 WIB. Jika terlihat, maka Selasa (12/4/2021) besok mulai puasa Ramadhan.
BMKG pantau hilal lewat melaksanakan rukyat hilal Ramadhan 1442 Hijriyah di Dermaga Hati, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Senin petang.
Kepala Bidang Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Hendra Suwarta Suprihatin mengatakan belasan personel tim pemantau hilal BMKG ada di lokasi guna melakukan proses rukyat hilal tersebut.
“Di Pusat cuma di sini (Ancol) saja, selain itu kita juga ada 28 lokasi di seluruh Indonesia,” kata Hendra saat ditemui ANTARA di Jakarta.
Sebagian personel tim pemantau hilal menyiapkan lensa teleskop komputeris jenis Vixen VC dengan diameter 200 milimeter bukaan lensa Sphinx SXD di dermaga Ancol. Personel lain membantu menyiapkan aplikasi pemantau citra astronomi (Astro Photography Tool) di laptop.
Kemudian untuk "live streaming" menggunakan OBS Studio yang dapat dilihat di situs bmkg.go.id/hilal.
Semua personel menggunakan masker dan menjaga jarak sesuai protokol pencegahan penyebaran COVID-19.
Teleskop kemudian siap digunakan memantau matahari sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian pemantauan terus dilakukan hingga matahari terbenam sampai 17 menit hingga muncul bulan baru.
"Hilal baru terlihat sekitar pukul 17.52 dan bulan terbenam pukul 18.10 WIB. Kita hanya punya harapan 17 menit untuk melihat hilal," kata Subkoordinator Analisis Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Suaidi Ahad di lokasi.
Dalam pemantauan ini hadir pula Deputi Bidang Geofisika Muhammad Sadly, Subbkoordinator Pelayanan Informasi Geofisika Potensial dan Tanda Waktu Himawan Widyanto beserta Tim Pemantau Hilal BMKG. (Antara)
Baca Juga: Anies Izinkan Restoran Layani Sahur dan Buka Puasa, Begini Ketentuannya
Berita Terkait
-
Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang
-
Info Cuaca Kamis: Langit Indonesia Didominasi Awan Tebal, Waspada Dampak Bibit Siklon 95W
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
-
3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir