SuaraJakarta.id - Nomor ponsel Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria diretas oleh pihak tak dikenal. Riza pun untuk sementara tidak bisa dihubungi secara langsung lewat ponselnya.
Riza menjelaskan, nomor ponselnya tidak hanya diretas agar tak bisa digunakan, namun juga digunakan untuk penipuan.
"Dengan hormat kami sampaikan, bahwa ponsel kami dengan nomor WA: 0816-891-396, telah diambil alih oleh pihak lain, dan digunakan untuk penipuan," kata Riza dalam keterangan tertulis, Selasa (27/4/2021).
Jika ada yang menerima pesan lewat nomor ponselnya atau aplikasi WhatsApp, Riza meminta agar tak dibalas. Karena tak bisa dihubungi secara langsung, Riza meminta agar jika ada keperluan untuk menghubungi asistennya yang bernama Sandi dan Anton.
"Mohon berhati-hati, dengan tidak membalas pesan apa pun dari nomor WA tersebut. Untuk sementara, saya (Ariza) dapat dihubungi di nomor ajudan, WA: 0816712032 (Anton) / WA: 0812-1263-3254 (Sandi)," ujar Riza.
Terakhir ia meminta maaf kepada segala pihak yang menerima pesan penipuan itu. Pihaknya sedang menangani masalah ini.
"Mohon maaf atas ketidaknyaman Ibu-Bapak serta teman-teman semua, terima kasih kami haturkan. Hormat kami, Ariza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Gerak Cepat Dittipideksus Bareskrim, Tahan Dua Petinggi PT DSI Kasus Dugaan Penipuan dan TPPU
-
Cek Fakta: Benarkah AS Keluar dari NATO dan Gandeng Indonesia-Rusia?
-
Iwakum: Hari Pers Nasional Bukan Sekadar Perayaan, Tapi Pengingat Kebebasan Pers
-
7 Fakta Menyentuh di Balik Bocah 8 Tahun yang Tewas Saat Jual Tisu Karena Tak Ada Nasi di Rumah
-
Eksekusi Kilat dan Provisi Terabaikan: Dugaan Perlakuan Berbeda di Meja Hijau