"Berkat perjuangan beliau mempertahankan wilayah dan menyebarkan agama Islam di sini. Akhirnya dulu di kenal sebagai daerah santri. Tapi sekarang sudah sedikit pesantrennya," ungkap Basri.
Nyaris Dibongkar Pengembang
Kakek 71 tahun itu menuturkan, Masjid Al-Muttaqin Tangerang pernah terancam rata oleh pembangunan yang dilakukan pengembang.
Beruntungnya, rencana itu gagal lantaran wilayah itu dijadikan cagar budaya berupa taman makam pahlawan yang merupakan makam dari Raden Aria Wangsakara. Serta para keluarga dan para kiai yang berdakwah di Pagedangan.
Basri menuturkan, Raden Aria Wangsakara wafat pada 1681, diusia sekitar 66 tahun. Setelah itu, sejumlah tokoh ulama pun berdatangan untuk melanjutkan menyebarkan agama Islam di Lengkong Kiyai.
Sejumlah tokoh yang dia ingat yakni Syeikh Mustaqim, Mohammad Natsir, dam Syeikh Azhari.
Salah satu diantaranya, bahkan sempat berperang melawan VOC Belanda hingga ditembaki. Tetapi, pelurunya tak tembus.
"Waktu penyerbuan Belanda ke sini pada sembunyi. Ada yang ditembak-tembak tapi nggak luka. Kebal. Bekasnya penembakan ada di tembok masjid, tapi sayang sekarang sudah tidak ada setelah direnovasi," paparnya.
Saat ini, Masjid Al-Muttaqin Tangerang memiliki dua lantai dan digunakan warga di tiga RT. Warna masjidnya khas berwarna cokelat muda dan cream. Ada kubah besar di atasnya dan satu menara setinggi sekira 22 meter.
Baca Juga: Kesiapan Penyekatan Mudik Lebaran di Tangerang Capai 90 Persen
Saat Ramadhan, Masjid Al-Muttaqin ramai dengan berbagai kegiatan. Seperti tadarus, nuzulul quran, dan pengajian sore serta buka bersama.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Tag
Berita Terkait
-
Bangkit dari Cedera, Denzel Dumfries Tegaskan Loyalitas bersama Inter Milan
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Media Belanda Salahkan Fardy Bachdim di Skandal Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia
-
Paspoortgate Memanas! Naturalisasi Pemain Keturunan Disorot, Jurnalis Belanda Sebut Bodoh
-
Dean Zandbergen, Pemain Keturunan Indonesia Cetak Hattrick di Liga Belanda, Solusi Lini Depan?
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Tiga Tuntutan Besar LTJ: Dari Desakan Keluar BOP Hingga Reformasi Total Pendidikan
-
Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
-
Review Jujur Sepatu Lari Murah di Decathlon, Layakkah Dipakai Lari 5 Km Setiap Pagi di 2026?
-
Cara Memilih Sunscreen Spray yang Tidak Merusak Makeup di 2026, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
Bahas Flyover Mengkreng, Mas Dhito Bertemu Bupati Nganjuk dan Jombang