Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Sabtu, 01 Mei 2021 | 09:05 WIB
Masjid Al-Muttaqin terletak di Kampung Lengkong Kyai atau Lengkong Ulama, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Masjid ini menjadi saksi bisu perjuangan Raden Aria Wangsakara dakwah sebarkan Islam dan mengusir penjajah Belanda. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Ketua DKM Masjid Jami Al-Muttaqin, H Ahmad Basri mengatakan, masjid tersebut dibangun oleh Raden Aria Wangsakara untuk menyebarkan agama Islam dan mengusir penjajah.

"Masjid ini pertama kali dibangun oleh Raden Aria Wangsakara. Selain jadi tempat persembunyian, juga menjadi tempat penyebaran agama Islam," katanya bercerita.

Masjid Al-Muttaqin, lanjut dia, memiliki luas lahan 515 meter dengan luas bangunan 300 meter.

Masjid itu pun menjadi saksi perjuangan Raden Aria Wangsakara memimpin pasukan mewakili Kesultanan Banten melakukan perlawanan perebutan wilayah di Tangerang terhadap VOC Belanda.

Baca Juga: Kesiapan Penyekatan Mudik Lebaran di Tangerang Capai 90 Persen

Dengan semangat perjuangan selama tujuh bulan berturut-turut, Raden Aria Wangsakara berhasil memukul mundur VOC Belanda.

"Berkat perjuangan beliau mempertahankan wilayah dan menyebarkan agama Islam di sini. Akhirnya dulu di kenal sebagai daerah santri. Tapi sekarang sudah sedikit pesantrennya," ungkap Basri.

Masjid Al-Muttaqin terletak di Kampung Lengkong Kyai atau Lengkong Ulama, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Masjid ini menjadi saksi bisu perjuangan Raden Aria Wangsakara dakwah sebarkan Islam dan mengusir penjajah Belanda. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Nyaris Dibongkar Pengembang

Kakek 71 tahun itu menuturkan, Masjid Al-Muttaqin Tangerang pernah terancam rata oleh pembangunan yang dilakukan pengembang.

Beruntungnya, rencana itu gagal lantaran wilayah itu dijadikan cagar budaya berupa taman makam pahlawan yang merupakan makam dari Raden Aria Wangsakara. Serta para keluarga dan para kiai yang berdakwah di Pagedangan.

Baca Juga: Megah dan Uniknya Masjid Asmaul Husna Tangerang, Diarsiteki Ridwan Kamil

Basri menuturkan, Raden Aria Wangsakara wafat pada 1681, diusia sekitar 66 tahun. Setelah itu, sejumlah tokoh ulama pun berdatangan untuk melanjutkan menyebarkan agama Islam di Lengkong Kiyai.

Load More