SuaraJakarta.id - Puluhan mobil diberhentikan paksa oleh petugas gabungan di pos penyekatan exit Tol Bitung, Kabupaten Tangerang. Mereka diperiksa agar tak melakukan perjalanan mudik.
Adanya pemeriksaan tersebut dikeluhkan sejumlah pengemudi. Mereka merasa penyekatan mudik itu menghambat aktivitas perjalanan.
Salah satu pengemudi bernama Andri Gunawan misalnya, mengatakan penyekatan mudik tersebut bikin ribet.
"Ada pemeriksaan kayak gini ribet nggak ribet sih, sudah aturan pemerintah ya mau gimana. Kita ikutin aja nikmatin," katanya usai diperiksa polisi, Kamis (6/5/2021).
Menurutnya, adanya penyekatan mudik tersebut juga menghambat perjalanannya.
"Baru sekali ini diberhentiin, makanya kaget. Menghambat juga ini, capek," kesalnya.
Usai diperiksa, dirinya pun dipersilakan melanjutkan perjalanan. Mobil yang dikendarai tampak penuh penumpang.
Andri mengaku mereka dari Cengkareng menuju Cikupa untuk buka puasa bersama di rumah saudaranya.
"Dari Cengkareng mau ke Cikupa mau buka bersama," ungkapnya.
Baca Juga: Hari Pertama Larangan Mudik, Pelabuhan Penyeberangan Bira Bulukumba Sepi
Selain Andri, keluhan serupa juga dikatakan oleh Sukari. Pengemudi asal Cilegon itu mengaku terganggu dengan adanya pemeriksaan di pos penyekatan pemudik itu.
"Ribet pak. Baru sekali ini diberhentiin. Saya dari Karawaci habis ketemu teman mau pulang ke Cilegon," pungkasnya.
Hingga saat ini, polisi dan petugas gabungan lainnya masih bersiaga melakukan penyekatan mudik. Kegiatan tersebut bakal berlangsung selama pelarangan mudik 6-17 Mei 2021.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Kemenhub Gelar Mudik Gratis Pakai Bus di Nataru, Catat Tanggal Pendaftarannya
-
Tekan Risiko Kecelakaan! Petugas Bersertifikat Disiagakan di 5 Perlintasan Rel Bekasi dan Tangerang
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa