SuaraJakarta.id - Sebanyak 21 kendaraan telah dipaksa putar balik di perbatasan Serang, Banten, sampai dengan hari kedua larangan mudik, Jumat (7/5/2021).
Puluhan kendaraan roda empat dan dua itu diputar balik karena terindikasi melakukan perjalanan mudik.
Mereka terkena penyekatan mudik di Jayanti, Kabupaten Tangerang.
"Sampai saat ini sebanyak 21 kendaraan baik roda empat dan dua diputarbalikkan,” kata Kapolsek Cisoka AKP Nur Rokhman ditemui di lokasi, Jumat (7/5/2021).
“Terindikasi melakukan perjalanan mudik dan tidak bisa menunjukkan segala bentuk persyaratan yang berlaku," tuturnya.
Rokhman memprediksi peningkatan kendaraan pemudik akan terjadi pada Selasa (11/5/2021).
Sebab, mayoritas pekerja, kata Rokhman, saat ini belum pada libur bekerja.
"Kemarin hingga hari ini belum ada pemudik yang jumlahnya cukup signifikan dari Kabupaten Tangerang menuju ke wilayah Banten. Karena mayoritas pekerja belum libur. Diprediksi tingkat keramaian pemudik terjadi pada tanggal 11 Mei," ujarnya.
Pantauan SuaraJakarta.id, terlihat puluhan petugas yang teridiri dari TNI-Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, memeriksa pengendara yang akan melakukan perjalanan mudik.
Baca Juga: Modus Mudik "Tak Perlu Ngumpet": Mengaku Tengah Test Drive Mobil
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Berita Terkait
-
Rumah Murah Rp101 Juta Hadir di Serang, Bidik Pekerja Kawasan Industri
-
Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal
-
Diduga Tercemar, Sungai Ciujung Berubah Hitam dan Berbau
-
Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung
-
Al dan Mulan Jameela Sudah Coba Tahan Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Bertubi-tubi, Berakhir Gagal
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir