Tasmalinda
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:39 WIB
Rp1,5 Miliar raib, istri polisi jadi tersangka penipuan kredit HP, Ini 6 faktanya
Baca 10 detik
  • Sejumlah warga melaporkan kerugian total sekitar Rp1,5 miliar akibat dugaan penipuan oleh istri anggota polisi.
  • Kasus dugaan penipuan ini telah dilaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian dan kini dalam penyelidikan.
  • Publik menyoroti pentingnya transparansi dalam penanganan perkara ini karena melibatkan keluarga aparat penegak hukum.

SuaraJakarta.id - Kasus dugaan penipuan yang menyeret seorang perempuan berstatus istri polisi menjadi sorotan publik. Sejumlah warga melaporkan mengalami kerugian dengan total nilai mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

Perkara ini menyita perhatian karena nilai kerugian yang tidak kecil serta sosok terlapor yang disebut sebagai keluarga aparat penegak hukum.

Berikut enam fakta yang terungkap sejauh ini:

1. Total Kerugian Disebut Rp1,5 Miliar

Para korban mengaku mengalami kerugian dengan total akumulasi dana sekitar Rp1,5 miliar.

Dana tersebut disebut disetor secara bertahap dalam kurun waktu tertentu.

2. Terlapor Berstatus Istri Anggota Polisi

Perempuan yang dilaporkan dalam kasus ini diketahui merupakan istri seorang anggota polisi.

Namun hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai keterlibatan atau pengetahuan sang suami terhadap dugaan penipuan tersebut.

Baca Juga: Buka Puasa Jakarta Hari Ini 22 Februari 2026 Pukul Berapa? Cek Waktu Maghribnya

3. Korban Lebih dari Satu Orang

Kasus ini tidak hanya melibatkan satu korban. Beberapa warga melapor karena merasa dirugikan.

Akumulasi kerugian terjadi karena masing-masing korban menyetor dana dalam jumlah berbeda.

4. Modus Masih Didalami Penyidik

Pihak kepolisian masih mendalami modus yang digunakan dalam dugaan penipuan ini.

Detail mengenai skema atau bentuk penawaran yang diberikan kepada korban belum dijelaskan secara rinci kepada publik.

5. Kasus Telah Dilaporkan ke Polisi

Perkara ini telah dilaporkan dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan.

Penyidik disebut tengah mengumpulkan bukti serta memeriksa saksi-saksi terkait untuk memastikan unsur pidana.

6. Publik Soroti Transparansi Penanganan

Karena melibatkan figur keluarga aparat, publik menaruh perhatian terhadap proses penanganan kasus ini.

Penanganan yang transparan dan profesional dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Aparat diharapkan segera memberikan kejelasan agar para korban mendapatkan kepastian hukum.

Load More