SuaraJakarta.id - Bentrok FBR vs Forkabi yang terjadi di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dipastikan telah berakhir damai.
Kepastian itu disampaikan Kapolsek Pasar Minggu Kompol Bambang Handoko.
Diketahui, terjadi bentrok anggota FBR dengan oknum Forkabi pada Jumat (7/5/2021) malam di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Bambang mengatakan proses damai antara kedua ormas dihadiri para ketua dan pengurusnya.
“Sudah damai dan sudah hadir para ketua, pengurus. Sudah ikrar dan buat kesepakatan,” kata Bambang saat dihubungi Suara.com, Sabtu (8/5/2021).
Dia juga mengatakan bahwa penyerangan dilakukan oleh oknum Forkabi bukan dari ormasnya.
“Oknum Forkabi bukan ormas,” kata dia.
Sementara itu, penyebab utama bentrok FBR vs Forkabi itu adalah salah paham.
“Salah paham perorangan, karena ada bazaar kampung dibatalkan oleh tiga pilar,” jelasnya.
Baca Juga: Polisi: Bentrok Oknum FBR dan Forkabi di Pejaten Timur karena Salah Paham
Bentrok FBR vs Forkabi berawal dari akan digelarnya sebuah bazaar di Jalan Swadaya I RT 006/09 Kelurahan Pejaten Timur pada Jumat (7/5).
Karena bertepatan dengan pandemi Covid-19, Tiga Pilar Kelurahan Pejaten Timur, pimpinan Lurah Pejaten Timur, M Rosid mendatangi lokasi, meminta acara itu tidak dilaksanakan.
Usai memastikan bazaar tidak dilaksanakan, Tim Tiga Pilar Pejaten Timur lantas singgah ke Sekretariat FBR.
Saat itu ada seorang anggota Forkabi yang melihat Tim Tiga Pilar berada di tempat tersebut, dan mengira FBR yang melapor agar bazaar itu dibatalkan.
“Timbul pemikiran orang FBR yang menyuruh atau lapor soal bazar tersebut. Jadilah orang itu ngamuk di depan sekretariat FBR tersebut,” jelas Bambang.
Saat mengamuk oknum itu merusak bendara dan spanduk milik FBR, sehingga memicu kemarahan para anggota ormas. Berselang beberapa jam peristiwa bentrok pun pecah.
Berita Terkait
-
Puskesmas Pasar Minggu Viral: Pasien Diusir, Petugas Kepergok Makan Gelar Tikar di Ruang Poli
-
Blusukan Pasar Minggu Bareng TRIPTIS, Melihat Wajah Asli Jakarta yang Sering Terlupakan
-
Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald