SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Anies Baswedan melaksanakan ibadah Sholat Idul Fitri terlihat berpenampilan berbeda. Orang nomor wahid di DKI Jakarta ini terlihat menggunakan sorban berbendera Merah Putih dan bendera Palestina.
Nampaknya, sorban yang digunakan Anies Baswedan bermotif bendera Palestina itu sebagai bentuk simpati kepada bangsa Palestina.
"Saudara kita di Palestina, anak-anak kita di Palestina, mereka bersujud dalam suasana tegang, mereka menjalani Ramadhan dalam suasana di mana saudaranya meninggal, korban dari kekerasan," kata Anies Baswedan di rumah pribadinya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dilansir dari Antara.
Sedangkan di sisi lain, perayaan Idul Fitri seperti di Indonesia, melaksanakan ibadah puasa hingga merayakan Lebaran dalam suasana tenang, aman dan damai.
"Saat ini Indonesia, kita bersyukur bisa melaksanakan Sholat Idul Fitri dalam suasana tenang, aman dan damai," lanjutnya.
Sorban berwarna dasar putih dengan motif batik itu melingkar di pundak orang nomor satu di DKI Jakarta itu.
Tak hanya Anies, dua putranya juga mengenakan sorban dengan bendera Indonesia dan Palestina, melengkapi seragam busana koko berwarna hijau tua.
Sholat Id dipimpin Imam sekaligus Khatib Ustadz Afifudien Rohaly yang merupakan Imam Masjid At-Tin Jakarta Timur.
Gubernur Anies melaksanakan ibadah Sholat Id bersama keluarga besarnya di halaman belakang rumahnya yang luas dengan jumlah peserta sekitar 30 orang.
Baca Juga: Tak Digelar di Balai Kota, Anies dan Riza Salat Ied di Rumah Pribadi
Dalam pelaksanaan Sholat Id tersebut Anies
dan keluarga tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni mengenakan masker.
Sebelumnya, Anies Baswedan mengajak masyarakat untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri di rumah masing-masing.
Berita Terkait
-
Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati
-
Nobar Film Bapak Paling Jujur, Anies Baswedan Bicara soal Integritas hingga Sentilan Politik
-
Sumbang Royalti untuk Palestina, Novelis Sally Rooney Dicekal Inggris
-
Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
-
4 Rekomendasi Buku Sally Rooney yang Dilarang di Inggris Tapi Dijual di Indonesia
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal
-
Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah
-
Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung
-
Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley
-
Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres