SuaraJakarta.id - Politikus PSI Rian Ernest memberikan tanggapan soal ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta yang tidak mau mengikuti lelang jabatan.
Rian Erenst mengatakan, bahwa ada yang aneh dalam lelang jabatan Pemprov DKI Jakarta itu. Dia menyampaikannya menanggapi kemarahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu.
Rian Ernest merasa ada yang aneh karena terdapat sejumlah alasan yang mendorong PNS ingin mengikuti lelang jabatan.
"Coba kita pikirkan, kalau kita nih jadi PNS yang punya hati untuk melayani, punya ambisi yang positif dalam bekerja, pasti tergerak ingin naik pangkat," katanya melalui video yang tayang di kanal YouTube CokroTV.
Rian Ernest juga merasa aneh dengan adanya ratusan PNS yang ogah ikut lelang jabatan. Karena, menurutnya, promosi jabatan dari eselon III menjadi eselon II dalam lelang jabatan akan membuat PNS mendapatkan gaji yang lebih besar.
"Dan ini yang penting, diestimasikan di Pemprov DKI, begitu naik dari eselon III ke eselon II, kenaikan gaji atau take home pay, itu bisa sampai dua kali lipat," katanya.
Rian Ernest pun merasa janggal atas fenomena tersebut. Dirinya pun menduga ada kongkalikong dalam penentuan jabatan tersebut.
"Lah ini kok ada ratusan malah enggak mau ikutan?. Jangan-jangan ada kongkalikong dalam penentuan jabatan?" katanya.
Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan meluapkan kemarahannya kepada anak buahnya sendiri di Balai Kota, Selasa (10/5/2021). Sebab, mereka tak mau mengikuti seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemprov DKI.
Baca Juga: Warga Abaikan Larangan Ziarah Kubur di Jakarta
Anies menyayangkan PNS yang tak mau mendaftar itu. Padahal, mereka telah memenuhi syarat untuk pendaftaran
"Malah ditemukan ada 239 pejabat non administrator yang memenuhi persyaratan tapi tidak mendaftar seleksi terbuka," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (10/5).
Berita Terkait
-
KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah
-
AEML: SE Mendagri Beri Kepastian Insentif Pajak dan Investasi Kendaraan Listrik
-
Janji dalam 2 Bulan Bakal Diisi, Heru Budi Ternyata Baru Mau Lelang Jabatan Kepala SKPD
-
Obrolan Politik Tsamara Amany dengan Rian Ernest: Mengapa Minat Anak Muda terhadap Politik Rendah?
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 JICC: Ekosistem Halal dan Edukasi Dalam Satu Gelaran
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
Tim ERT Gosowong Hadir di Tengah Duka, Bantu Warga NTT Bangkit Pascagempa
-
Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi
-
BRI KPR Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Tawarkan Tenor hingga 30 Tahun