SuaraJakarta.id - Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, tetap beroperasi di tengah larangan mudik pada masa liburan lebaran. Meski demikian, ada pembatasan terkait jumlah pengunjung, yakni mencapai 30 persen.
Tak hanya itu, Taman Margasatwa Ragunan hanya beroperasi sejak pukul 07.00 hingga 14.00 WIB.
Sebagai tambahan, setiap hari Senin, Taman Margasatwa Ragunan akan tutup karena hari libur satwa.
"Untuk jam operasionalnya jam 7 pagi sampai dengan jam 2 siang. Saya informasikan juga, setiap hari Senin sebagai libur satwa, kami akan tutup," kata Staf Pelayanan Informasi dan Kehumasan Ragunan, Wahyudi Bambang di lokasi, Jumat (14/5/2021).
Berdasarkan data yang diterima Suara.com, jumlah pengunjung hingga pukul 10.30 WIB, total sudah ada 7.536 pengunjung.
Selain itu, tercatat ada 1.340 kendaraan roda dua dan 370 kendaraan roda empat yang masuk ke Taman Margasatwa Ragunan yang berlokasi di Jakarta Selatan tersebut.
Bambang mengatakan, pengunjung yang bisa masuk ke Taman Margasatwa Ragunan hanya mereka yang mempunyai KTP DKI Jakarta. Di luar itu tidak diperkenankan masuk.
"Bahwa pengunjung wajib memenuhi prokes, memakai masker, menjaga jarak, lalu mencuci tangan, itu tiga hal penting. Pengunjung yang datang ke Ragunan adalah yang ber-KTP DKI Jakarta," beber Bambang.
Tak hanya itu, pihak Taman Margasatwa Ragunan turut mewajibkan kepada para pengunjung untuk membeli tiket secara online.
Baca Juga: Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan Wajib Pesan Tiket via Online
Pemesanan tiket Taman Margasatwa Ragunan harus dilakukan satu hari sebelum berkunjung.
"Pengunjung wajib mendaftarkan pesanan tiketnya itu adalah secara online. Pemesanannya H-1, jadi seandainya besok itu mau datang ke sini, harus mendaftarkan melalui link yang sudah kami sediakan," tutup Bambang.
Berita Terkait
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Mau Gratis Naik MRT sampai Masuk Ragunan? Catat Dua Tanggal Ini
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Heboh Ultah Komu! Saat 41 Ribu Orang Rela Antre Demi Lihat Gorila Pemetik Kelapa di Ragunan
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden