SuaraJakarta.id - Sejumlah pemudik yang melintas di Jalan Juanda, Sasak Jarang, Bekasi Timur diberhentikan petugas di Posko Rapid Antigen, Bekasi Timur, Senin (17/5/2021).
Mereka diberhentikan petuguas usai mudik dari kampung halamannya.
Pantauan Suara.com, petugas gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan memberhentikan sejumlah pemotor yang terindikasi dari barang bawaan mereka.
Petugas pun menanyakan KTP dan menanyakan tujuan para pemudik yang diberhentikan.
"Permisi pak bisa dilihat KTP-nya. Ini mau ke mana pak?" tanya petugas kepada salah satu pemudik di lokasi.
Kemudian petugas juga menanyakan surat antigen pemudik.
"Bawa rapid antigennya pak? Kalau tidak ada silakan ke posko untuk menjalani rapid antigennya pak," tutur petugas.
Salah satu pemudik mengaku tak memiliki surat rapid antigen. Sehingga ia diminta menjalani rapid antigen gratis yang sudah disediakan di posko.
"Nggak punya pak," kata pemudik sambil meminggirkan kendaraannya dan menuju posko rapid antigen.
Baca Juga: Cegah Klaster Mudik, Polda Metro Jaya Tambah Dua Pos Pemeriksaan Swab Tes
Hingga saat ini para petugas masih terus melakukan pemeriksaan kepada para pemudik yang melintas di Jalan Juanda, Bekasi Timur.
Berita Terkait
-
Usai Tabrakan KA, KAI Rombak Total Sistem Keselamatan Stasiun Bekasi Timur
-
Sikapi Laporan Akhir KNKT, KAI Rombak Prosedur dan Evaluasi Jam Kerja Masinis
-
Rem Terlambat atau Sistem Timpang? Membedah Penetapan Masinis Jadi Tersangka Tragedi Bekasi
-
KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur
-
Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Berencana Punya Rumah Idaman, Cek Penawaran Menarik Dari BRI KPR di Summarecon Expo 2026
-
Operasi Gabungan di Kelab Malam Jakarta dan PIK, 9 Orang Positif Etomidate dan Sabu
-
Tian Fu Gong, Merawat Keberagaman Lewat Tradisi di Pesisir Jakarta
-
Air Minum Gratis untuk Jemaah, Program CDWS Tuai Apresiasi Masyarakat
-
Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta