SuaraJakarta.id - Sebagian orang akan menemukan bantal yang digunakan untuk tidur basah karena air liur saat tidur. Atau yang dikenal dengan istilah ngiler.
Tentu saja dampaknya adalah membuat bantal berbau tak sedap.
Pakar kesehatan menyebutkan kebiasaan ngiler saat tidur sebagai sialorrhea atau produksi air liur yang berlebihan.
Biasanya, kondisi ini terjadi pada bayi yang sedang mengalami pertumbuhan gigi untuk pertama kalinya.
Selain itu, mereka yang terkena masalah kesehatan gangguan otot, gangguan prilaku, hingga malah neurologis seperti celebral palsy juga bisa mengalaminya.
Lantas apa sebenarnya penyebab ngiler saat tidur? Berikut 6 penyebab ngiler saat tidur.
1. Infeksi Sinus
Penyebab ngiler saat tidur juga bisa disebabkan infeksi sinus. Sebab, sinus bisa membuat seseorang susah bernapas hingga menelan.
Akibatnya produksi air liur menjadi susah tertelan dan akhirnya dimuntahkan saat sedang tidur.
Baca Juga: Tempe dari Indomie Mendadak Viral, Tampilannya Sukses Bikin Publik Ngiler
2. Efek Obat
Bagi Anda yang sedang mengkonsumsi obat-obatan, apalagi yang mengandung bahan kimia biasanya ngiler tidak dapat dihindari.
Hal itu dikarenakan adanya peningkatan produksi saliva serta reaksi yang menarik liur lebih banyak dari efek samping obat tersebut.
3. Infeksi Tonsilitis
Penyebab ngiler dikarenakan infeksi tonsilitis yang akan membuat tonsil menjadi membengkak dan meradang.
Letak tonsil sendiri berada pada belakang tenggorokan, sehingga membuat tenggorokan sempit dan susah menelan air liur.
Berita Terkait
-
Hobi Ngopi dan Rebahan Habis Makan? Waspada Ancaman GERD yang Kini Mengintai Anak Muda
-
Kenapa Orang Tidur Ngiler? Orang Dewasa Harus Waspadai 7 Faktor Ini!
-
5 Fakta tentang Intoleransi Laktosa, Ternyata Beda dari Alergi Susu Sapi?
-
Tutorial Menguasai Rumus Aturan Cosinus untuk Mencari Panjang Sisi Segitiga
-
Waduh! Dokter Ingatkan Makan AYCE Bisa Picu GERD hingga Kematian Mendadak, Kok Bisa?
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal