SuaraJakarta.id - Terowongan Casablanca di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan simpan cerita seram dari mulut ke mulut. Cerita itu pun jadi urban legend yang dipercaya warga Jakarta.
Salah satu yang dipecaya saat lewat terowongan casablanca adalah harus bunyikan klakson mobil atau motor. Ini pun membuat pertanyaan, bagaimana kah asal usul terowongan casablanca?
Mitos lain yang terkenal adalah terowongan Casablanca dari sisi cerita hantu ini sudah cukup populer hingga dijadikan sebuah film dengan judul 'Terowongan Casablanca' yang dirilis pada tahun 2007 silam.
Terowongan Casablanca berlokasi di Jalan Kuningan, Jakarta Selatan, yaitu jalur Jatinegara menuju Jalan Jederal Sudirman dan sebaliknya.
Kuningan disebut sebagai salah satu kawasan bisnis di Jakarta, bahkan juga masuk dalam Segitiga Emas Jakarta karena lokasinya yang strategis.
Cerita mistis yang berkembang di Jalan ini adalah pembangunan jalan raya yang dilakukan di atas area pemakaman masal.
Kemudian pemerintah memindahkan kuburan tersebut, konon ketika pemindahan berlangsung ada satu jenazah yang masih utuh.
Meskipun telah dipindahkan masyarakat sekitar percaya bahwa penunggu di bekas area makam tersebut tidak ikut berpindah.
Versi mistis lain tentang Terowongan ini adalah adanya seorang gadis yang diperkosa hingga tewas oleh kawanan pemuda yang kemudian mayatnya di seret hingga ke terowongan serta dibiarkan begitu saja.
Baca Juga: Sejarah Tambora, Kampung Padat Penduduk Sering Kebakaran
Dari sinilah dikenal hantu nenek yang diduga merupakan gadis malang tersebut.
Kehororan terowongan Casablanca bertambah akibat banyaknya kecelakaan di terowongan tersebut, ditambah korban kecelakaan tersebut diketahui banyak yang meninggal.
Konon katanya para korban kecelakaan tersebut melihat sosok makhluk halus di terowongan yang menyebabkan konsentrasi mereka terganggu, diyakini dengan membunyikan klakson sebanyak tiga kali dapat menghindarkan kita dari gangguan makhluk astral tersebut.
Di balik cerita mistis Terowongan Casablanca, di daerah Kuningan ini apakah kamu tahu dari mana asal nama daerah Kuningan dan Casablanca ini berasal?
Asal Nama Kuningan di Jakarta
Penaklukkan Banten dan Sunda Kelapa oleh pasukan Demak dan Cirebon pada tahun 1526 - 15270, oleh pasukkan Kuningan, Jawa Barat yang dipimpin oleh Dipati Ewangga atau yang dikenal dengan Dipati Cangkuang.
Berita Terkait
-
Respon Usulan CFD Jakarta Digelar Sabtu-Minggu, Pramono Anung Buka Suara
-
Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia
-
Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir
-
Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta
-
STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar