SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum mau membocorkan soal rencana pemberian sanksi kepada pesepeda yang melanggar lalu lintas. Ia tak ingin membeberkannya karena khawatir petugas akan bingung.
Anies menyatakan nantinya akan ada informasi lengkap soal pemberian sanksi. Ia tak ingin memberikan penjelasan yang belum matang kepada masyarakat.
"Kami bahas dulu baru nanti kami sampaikan, karena kebijakan itu dibuat aturannya baru diumumkan," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/6/2021).
Ia menyebut pihaknya masih melakukan pembahasan mengenai aturan ini. Nantinya setelah rampung, ia akan memberikan penjelasan lengkap soal ini.
"Jadi kami kalau siapkan dulu dokumennya, siapkan dulu aturannya, baru diumumkan. Kalau tidak nanti kerepotan di lapangan jadi kami siapkan peraturannya nanti diumumkan," ujarnya.
Menurutnya mengumumkan setelah semuanya lengkap kerap dilakukannya dalam menjalankan pemerintahan. Dengan informasi yang lengkap, maka masyarakat dan petugas yang menegakkan aturan akan lebih jelas dalam menjalankannya.
"Saya selalu garisbawahi, jangan menjadi pengelola negara, pemerintah mengumumkan sebelum membuat aturan, kasihan petugas di lapangan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar