SuaraJakarta.id - Wacana PTM di Tangsel pada Juli 2021 mendatang terancam ditunda. Pasalnya, kasus COVID-19 di Tangsel meningkat lagi dan kini wilayah itu berada di zona oranye.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan, pembatalan PTM diambil lantaran tak ingin mengambil risiko adanya penyebaran COVID-19 di sekolah.
"Saya nggak mau ambil risiko. Kalau COVID-19 semakin meningkat lagi hingga akhir Juni dan awal Juli nanti, PTM ditunda lagi," kata Benyamin, Rabu (16/6/2021).
Benyamin menerangkan, saat ini kasus COVID-19 di Tangsel kembali mengkhawatirkan. Terlebih, di tingkat nasional pun Tangsel termasuk kategori zona oranye atau risiko sedang penyebaran COVID-19.
"Angka penularannya saat ini mencapai 54 persen. Kita sedang mengevaluasi rencana pembelajaran tatap muka dengan kondisi COVID-19 saat ini. Kita lagi cermati terus angka-angkanya," ungkapnya.
Benyamin memprediksi, peningkatan kasus COVID-19 di Tangsel bakal berlangsung hingga akhir Juni.
"Pokoknya saya nggak mau ambil resiko, PTM ditunda lagi," tegasnya.
Sementara itu, dilansir dari website resminya, Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan menargetkan pelaksanaan PTM pada 12 Juli 2021 mendatang.
PTM tersebut bakal dilakukan dengan aturan protokol kesehatan Covid-19 ketat. Mulai dari jumlah siswa yang dibatasi hanya 25 persen dan 75 persen online. Hingga guru yang mengajar harus sudah divaksinasi.
Baca Juga: Jakarta Masuki Fase Genting, Akses Keluar Masuk Tangsel Tak Diperketat
Sedangkan untuk pelaksanaan waktunya, dalam seminggu hanya dua hari. Setiap harinya PTM hanya dilakukan selama 2 jam.
Jika terdapat kasus Covid-19 di sekolah, maka sekolah akan ditutup kembali untuk mencegah penyebaran Covid-19 kepada siswa lainnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
DLH Diminta Turun Tangan, Benyamin Sebut TPST Abu & Co Punya Izin Pembakaran Sampah, Kok Bisa?
-
Walkot Tangsel Naik Tank Saat HUT RI Kena Semprot Netizen: Jalan Benerin, Bukan Dadah-Dadah
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Komisi III DPR: Penangkapan Kasat Resnarkoba Tangsel Bukti Polri Tak Pandang Bulu Tegakkan Hukum
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar