SuaraJakarta.id - Legenda Timnas Jerman, Lothar Matthaus mengaku bingung dengan kondisi Jadon Sancho yang tidak dapat banyak menit bermain di Timnas Inggris selama Euro 2020.
Menurut Matthaus, Inggris mungkin telah menyia-nyiakan salah satu pemain terbaik di Bundesliga dengan lebih banyak memarkir Sancho di bangku cadangan.
Sambil bercanda, Matthaus mengatakan bahwa Jerman akan dengan senang hati memberi bintang Borussia Dortmund itu paspor apabila Inggris tak meminatinya.
“Dia adalah salah satu pemain terbaik di Bundesliga selama dua tahun terakhir," kata Lothar Matthaus dikutip dari Goal Internasional, Jumat (25/6/2021).
“Jika dia tidak cukup baik untuk Inggris, kami ingin memberinya paspor Jerman! Ini mengejutkan banyak orang di Jerman.”
Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate mengeluarkan Sancho dari skuad saat The Three Lions memainkan laga pembuka Grup D kontra Kroasia 13 Juni lalu.
Dia kemudian masuk daftar cadangan saat Timnas Inggris menghadapi Skotlandia tetapi urung bermain, dan baru tampil sebentar saat Tim Tiga Singa mengalahkan Republik Ceko 1-0.
Di babak 16 besar, Timnas Inggris akan menghadapi Jerman. Namun performa mereka sejauh ini dipertanyakan karena baru mencetak dua gol dalam tiga laga di fase grup.
Menurut Matthaus, Inggris masih punya peluang untuk mengalahkan Jerman. Namun dengan syarat, pasukan Southgate tak boleh membiarkan pertandingan memasuki babak penalti.
Baca Juga: Fakta Menarik Fase Grup Euro 2020: Rekor Cristiano Ronaldo Hingga Deretan Gol Bunuh Diri
“Kami selalu sangat baik dengan penalti. Selalu ada sedikit lelucon antara Jerman dan Inggris, tetapi jika terjadi adu penalti maka kami adalah favorit," beber Matthaus.
Tag
Berita Terkait
-
Lewis Hamilton Tak Setuju F1 GP Inggris Berlangsung dengan Penonton
-
Timnas Republik Ceko Latihan Menembak Jelang Laga 16 Besar Euro 2020
-
Polandia Tersingkir dari Euro 2020, Lewandowski Sulit Terima Kenyataan
-
Wijnaldum Desak UEFA Lebih Tegas Terhadap Rasialisme
-
Donyell Malen atau Wout Weghorst, Dilema Pelatih Belanda Jelang Babak 16 Besar Euro 2020
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal