SuaraJakarta.id - Angka penularan Covid-19 di Jakarta terus meroket setiap harinya. Imbasnya, saat ini kapasitas Rumah Sakit rujukan penanganan Covid-19 pun sudah hampir penuh.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, tempat tidur untuk isolasi pasien Covid-19 yang bergejala di RS rujukan sudah terisi 93 persen. Artinya dari kapasitas 9.852 bed, sedang dipakai 9.162 di antaranya.
Dengan demikian, maka hanya tersisa 690 bed atau 7 persen dari kapasitas yang ada. Riza pun berharap agar 140 RS rujukan penanganan Covid-19 tak kelebihan pasien.
"Jangan sampai ada peningkatan lagi jumlahnya sudah sangat tinggi sekali sangat signifikan bahkan di DKI Jakarta tempat tidur sudah mencapai 93 persen," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (1/7/2021).
Tak hanya bed isolasi, kapasitas Intensive Care Unit (ICU) juga hampir penuh dengan terisi 92 persen. Dari kapasitas 1.218 tempat, sudah terisi 1.220 dan tersisa 98 tempat saja.
"Icu sudah mencapai 92 persen beberapa di rumah sakit juga sudah penuh," katanya.
Riza pun mengakui banyak RS yang sudah kepenuhan hingga harus membuat tenda darurat demi bisa menangani pasien. Ia pun meminta agar masyarakat tetap menaati protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 dengan disiplin.
"Mari kita patuh dan disiplin Jangan Menunggu kita atau keluarga inti kita terpapar atau meninggal baru kita menyadari betapa pentingnya disiplin dan menerapkan protokol kesehatan," pungkasnya.
Baca Juga: Rawat 7.113 Pasien Positif Covid-19, RSD Wisma Atlet Penuh 96 Persen
Berita Terkait
-
Rawat 7.113 Pasien Positif Covid-19, RSD Wisma Atlet Penuh 96 Persen
-
RESMI! PPKM Darurat Jawa-Bali Dimulai Jumat Besok sampai 20 Juli 2021
-
UPDATE: 89 Santri Ponpes Bina Madani Bogor Sembuh dari Corona
-
6 Pegawai Kejari Kota Tangerang Positif Covid-19, Kantor Ditutup
-
Jumlah Pengamen di Denpasar Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal