SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku belum bisa memutuskan mengenai pemberian bantuan sosial (Bansos) bagi warganya yang terdampak PPKM Darurat.
Sebab sejauh ini soal bansos PPKM Darurat, kata Wagub DKI, belum ada arahan dari Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Sebelumnya, selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dahulu, Pemprov DKI membagikan bansos dalam bentuk paket sembako kepada warga. Pembagiannya dilakukan bersama dengan Kementerian Sosial.
Namun menjelang pemberlakuan PPKM Darurat besok, Sabtu (3/7/2021), Wagub DKI belum bisa memastikan pemberian bansos.
Politisi Gerindra ini masih menunggu lebih lanjut arahan Risma.
"Nanti, kami masing tunggu (arahan) dari pemerintah pusat ya," ujar Riza di Balai Kota Jakarta, Jumat (2/7/2021).
Sebelumnya, pemerintah pusat memastikan akan memberikan bantuan sosial atau bansos kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan dampak dari kebijakan PPKM Darurat Jawa-Bali.
Kebijakan PPKM Darurat Jawa-Bali diambil Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantaran kasus COVID-19 yang tengah meninggi.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali memastikan terkait bansos kepada masyarakat yang membutuhkan tersebut.
Baca Juga: PPKM Darurat, APPBI DKI Terpaksa PHK Karyawan
"Tadi kami sepakat bansos akan digulirkan lagi. Tadi Bu Risma (Menteri Sosial), Bu Menteri Keuangan, Gubernur BI dan beberapa teman lain, kami sudah bertemu dan kami sudah sepakat untuk ini semua kita bantu lagi," katanya dalam konferensi pers virtual tentang PPKM Darurat, Kamis (1/7/2021).
Berita Terkait
-
Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat
-
Harga BBM Naik, API Sebut Kehidupan Perempuan Kian Tercekik
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Luhut Ungkap Prabowo Mau Kasih Bansos Tunai Rp5,4 Juta/Orang, Penerimanya Disaring Pakai AI
-
Data Bansos Amburadul, DPRD DKI Khawatir Bantuan Meleset dari Warga Miskin
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi