SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau penjualan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah/2021 Masehi dilakukan secara online.
Hal ini lantaran kasus COVID-19 di Jakarta yang masih dalam tren peningkatan dengan penambahan kasus mencapai 7.000 hingga 9.000 per hari.
Imbauan ini disampaikan Anies lewat Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 43 Tahun 2021 yang diterbitkan pada 30 Juni 2021.
Ingub itu berisi tentang panduan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah di tengah pandemi COVID-19.
"Menganjurkan pelaksanaan kegiatan penjualan hewan kurban dioptimalkan melalui teknologi daring," tulis Anies dalam Ingub, Jumat (2/7/2021).
Opsi lain, pembelian hewan kurban bisa juga dikoordinir oleh panitia penyelenggara Idul Adha atau lembaga keagamaan lainnya.
Instruksi ini ditekankan Anies kepada seluruh jajarannya, mulai dari tingkat kota administrasi hingga kelurahan.
Khususnya di wilayah zona merah penyebaran COVID-19 yang dilarang adanya lokasi penampungan, penjualan, hingga pemotongan hewan kurban.
"Memastikan tidak dilakukan pemotongan hewan kurban dilaksanakan di wilayah zona merah COVID-19," kata Anies.
Baca Juga: Anies Klaim Stok Tabung Oksigen untuk Pasien Covid Aman, Tapi Pedagang Berkata Lain
Sebelumnya, Anies Baswedan juga menyebut wilayah DKI Jakarta genting dan situasinya darurat akibat melonajknya kasus COVID-19.
Hal itu disampaikan Anies usai melakukan rapat koordinasi dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji.
Anies pun meminta seluruh warga Jakarta untuk berada di rumah. Kecuali ada kebutuhan mendesak ataupun kebutuhan yang mendasar.
“Pesan kepada seluruh masyarakat Jakarta. Jakarta sedang dalam keadaan genting dan situasinya darurat,” tutur Anies di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (2/7/2021).
“Semua diminta untuk berada di rumah, tidak bepergian. Kecuali ada kebutuhan mendesak dan kebutuhan yang mendasar. Tanpa itu, harap berada di rumah,” sambungnya.
Berita Terkait
-
Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?
-
Pramono Ajak Anies Nonton Persija Bareng di JIS: Legacy-nya Sekarang Bisa Dinikmati
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dihapus: Benarkah Sepi, Bikin Macet, dan Tak Dibutuhkan?
-
Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
Terkini
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum