SuaraJakarta.id - Sebanyak 18 hewan tak layak kurban ditemukan di Jakarta Timur. Hal ini berdassarkan hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur.
Ketua Sudin KPKP Jakarta Timur, Yuli Absari mengatakan data tersebut diperoleh sejak 1-9 Juli 2021. Total hewan yang diperiksa sebanyak 14.014 ekor dari 191 lokasi penampungan hewan kurban dari 10 kecamatan.
"Dari jumlah hewan sudah diperiksa ditemukan 11 hewan kurban sakit, satu hewan cacat, dan enam hewan tidak cukup umur," kata Yuli Absari, Senin (12/7/2021).
Hanya saja, Yuli enggan merinci 18 hewan kurban tak layak itu apakah semuanya terdiri dari sapi, kerbau atau kambing.
Yuli Absari mengatakan meski ditemukan hewan tak layak kurban namun sampai saat ini tidak ditemukan penyakit yang membahayakan pada hewan kurban.
"Memang ada yang ditemukan sakit tapi sakit biasa dan ada yang ditemukan belum cukup umur, ada juga yang cacat tapi tidak ada sampai saat ini yang membahayakan," ujar Yuli Absari.
Dia mengatakan pihaknya juga telah mengambil sampel darah dari hewan kurban di wilayah Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan penyakit antraks.
"Alhamdulillah hasilnya menunjukkan negatif kasus antraks," kata Yuli.
Lebih lanjut, Yuli mengatakan petugas akan memberikan surat keterangan kesehatan hewan (SKHH) terhadap hewan kurban yang telah lolos pemeriksaan kelayakan kurban.
Baca Juga: Panduan MUI DKI Jakarta Terkait Pelaksanaan Kurban di Masa Pandemi
"Untuk hewan kurban yang tidak layak, kami berikan arahan pembinaan sesuai syariat Islam, yang sakit juga tidak boleh buat kurban. Kami berikan tanda silang warna merah di posisi perut hewan," ujar Yuli. [Antara]
Berita Terkait
-
Jakarta Barat hingga Jakarta Timur Diprakirakan Turun Hujan Sore Ini
-
Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo
-
Peluru Nyasar? Polisi Selidiki Temuan Proyektil yang Bikin Kap Mobil di Cibubur Penyok
-
Hadiri Sidang Bawa Wayang Petruk dan Gajah, Roy Suryo Sindir Hubungan Jokowi-PSI?
-
Jakarta Timur Kini Punya Dua 'Penampung Banjir' Raksasa
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa