SuaraJakarta.id - Penerapan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat telah berlangsung 10 hari. Regulasi ini disebut telah menurunkan volume lalu lintas (Lalin) di jalanan Jakarta.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, penurunan volume lalin di Jakarta mencapai 61,76 persen.
Angka ini merupakan perbandingan dengan PPKM Mikro di Jakarta yang diterapkan 5-13 Juni lalu.
"Volume lalu lintas kendaraan bermotor mengalami penurunan sebesar 61,76 persen," ujar Syafrin kepada wartawan, Senin (12/7/2021).
Syafrin menyebut mobilitas warga juga mengalami penurunan berdasarkan data Google.
Rinciannya, pergerakan di kawasan retail dan rekreasi berkurang 27,4 persen, toko bahan makanan dan apotek minus 27,4 persen, taman lebih sepi 22,6 persen, pusat transportasi umum berkurang 25,8 persen, dan di tempat kerja juga berkurang 17,2 persen.
"Di area permukiman bertambah 10,20 persen," tuturnya.
Selain itu, penurunan juga terjadi pada jumlah penumpang angkutan umum perkotaan di masa PPKM Darurat.
Regulasi pembatasan kegiatan masyarakat itu mampu memangkas penumpang hingga 515.137 orang per harinya.
Baca Juga: Mobil Pengangkut Oksigen, Jenazah, dan Ambulans di Jakarta Boleh Lewat Jalur Transjakarta
"Mengalami penurunan sebesar 46,66 persen dibandingkan saat PPKM Berbasis Mikro 965.779 penumpang perhari," ucap Syafrin.
Penurunan penumpang hampir setengahnya juga terjadi pada pengguna bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Di masa PPKM Darurat ini tercatat hanya 2.195 orang yang menggunakannya perhari.
"Mengalami penurunan sebesar 59,12 persen dibandingkan saat PPKM Berbasis Mikro 5.369 penumpang per hari," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta
-
Ada Konser Avenged Sevenfold di JIS, Ini Titik Rawan Macet dan Jalur Alternatifnya
-
Geger Tarif Parkir Rp60 Ribu, Kadishub DKI Minta Maaf
-
Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus
-
21 Kantong Parkir Disiapkan, Tarif Rp8 Transportasi Umum Jakarta di Hari Kemerdekaan
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Metode Penghijauan Miyawaki Diterapkan di Pesisir Jakarta, Apa Keunggulannya?
-
Turis Malaysia hingga Brunei Kepincut Produk Lokal, Pesisir Jakarta Jadi Magnet Wisata Belanja
-
BRI Bersama Pemerintah Dorong Investasi Global untuk Perkuat Ekonomi Nasional
-
BRI Perluas Akses Rumah Subsidi dan Layanan Keuangan Bagi Masyarakat Indonesia
-
Hekrafnas 2026 Serentak Diselenggarakan di Jakarta, 7 Provinsi dan 17 Negara