SuaraJakarta.id - Pihak BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) angkat bicara soal tidak adanya nama Jakarta dalam kalender balap Formula E 2022. Jadwal yang telah dibuat itu disebut masih bersifat sementara.
Berdasarkan kalender balapan resmi Formula E, memang ada satu slot lokasi balapan masih kosong pada tanggal 4 Juni berstatus To be Decided (TBD) atau segera ditentukan.
Jadwal balapan Formula E di Jakarta sebelum ditunda di tahun sebelumnya, juga dijadwalkan digelar di bulan Juni.
Karena itu, Corporate Secretary Jakpro, Nadia Diposanjoyo menyatakan jadwal tersebut masih bisa saja mengalami perubahan ke depannya.
Menurutnya, masih ada peluang Jakarta menjadi tuan rumah ajang balap mobil listrik itu.
"Jadwal Formula E yang ada sekarang masih provisional. Yang artinya masih sementara," ujar Nadia saat dihubungi, Rabu (14/7/2021).
Nadia juga menyebut pihaknya selaku penyelenggara di ibu kota masih akan mengupayakan yang terbaik.
Namun ia tak merinci apakah akan melakukan lobi untuk bisa mendapatkan slot jadwal balap Formula E 2022 tersisa itu.
"Semua pihak masih melakukan koordinasi untuk mendapatkan yang terbaik," katanya.
Baca Juga: PSI DPRD DKI ke Anies: Lupakan Formula E, Tarik Lagi Uang Rakyat Hampir Rp 1 Triliun
Ia pun menyatakan saat ini yang menjadi prioritas adalah penanganan COVID-19 di Jakarta.
Jakpro disebutnya memiliki program untuk memutus mata rantai penularan COVID-19
"Jakpro saat ini membantu Pemprov DKI fokus dalam penanganan COVID-19," pungkasnya.
Tarik Dana Formula E
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta mengambil keputusan realistis terkait penyelenggaraan ajang balap mobil listrik Formula E di Jakarta. Anies pun diminta menarik kembali uang yang telah disetorkan ke penyelanggara Formula E.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi E DPRD Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Anggara Wicitra Sastroamidjojo. Ia meminta Anies segera melupakan mimpi menggelar Formula E di Jakarta.
Berita Terkait
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
BTN, Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian UMKM Perkuat Strategi Beyond Mortgage
-
Terancam Terusir, 71 Jiwa Penghuni Rusun Kemensos Belum Kantongi Kepastian Tempat Tinggal Baru
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi