SuaraJakarta.id - Pandemi COVID-19 yang berlangsung sejak Maret 2020, masih melanda Indonesia. Bahkan, tak sedikit warga yang tak percaya COVID-19.
Terkait ini, Ustaz Das'ad Latif pun angkat bicara. Ia mempersilakan warga untuk tak percaya akan COVID-19.
Hanya saja, Ustaz Das'ad Latif mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang berbunyi, "La Dharara wala dhirara". Artinya, jangan membahayakan diri sendiri dan jangan juga membahayakan orang lain.
Hal itu disampaikan Ustaz Das'ad Latif dalam video ceramah yang diunggah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Instagram pribadinya.
"Mau tidak percaya Corona, tidak takut Corona, tidak takut mati, urusanmu. Tapi tolong jangan kau keluar dari rumahmu. Di dalam rumahmu saja. Karena begitu kau keluar dari rumahmu, kau bersentuhan dengan masyarakat, maka kau wajib melindungi dia (orang lain)," kata Ustaz Das'ad Latif.
"Seperti hadits Nabi 'la dharara wala dhirara'. Tidak boleh mencelakakan diri dan tidak boleh mencelakakan orang lain. Maka ketika kau sudah bermasyarakat, kau keluar dari rumah mu, maka kau punya adab-adab kemasyarakatan. Satu diataranya lindungi orang lain," lanjutnya dikutip SuaraJakarta.id dari @aniesbaswedan, Sabtu (17/7/2021).
Ustaz Das'ad Latif menambahkan, Allah SWT telah memberikan kasih sayangnya kepada para hambanya. Salah satunya lewat cara vaksinasi COVID-19.
Menurutnya, vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar untuk melindungi diri dari kemungkinan terpapar COVID-19.
Pendakwah asal Sulawesi Selatan ini juga "menyentil" sejumlah warga yang meremehkan vaksin.
Baca Juga: Ustad Das'ad Latif Motivasi Peserta Vaksinasi : Jangan Takut Divaksin
"Ada lagi yang bilang vaksin tidak vaksin, pasti mati. Kalau begitu kenapa kau makan? Makan tidak makan kan pasti mati, kenapa kau makan?" tuturnya disambut tawa jamaah dan tepuk tangan.
"Kalau ada yang bilang vaksin tidak vaksin pasti mati, jangan juga makan. Makan tidak makan pasti kau mati. Kalau begitu kenapa saya vaksin? Bukan karena saya takut mati. Tapi saya vaksin sebagai ikhtiar saya, agar saya tidak tertular COVID-19."
"Dan yang kedua yang paling penting, agar saya tidak menyakiti dan menularkan penyakit kepada orang lain. Saya rajin puasa, rajin tahajud, rajin ngaji, ibadahku baik kepada Allah. Tapi saya sembrono dalam hidup. Tidak pakai masker ke mana-mana. Saya ganggu orang lain, saya menularkan penyakit ke orang lain. Saya bukan orang baik. Karena Nabi mengatakan, sebaik-baik manusia ialah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain."
Ustaz Das'ad Latif juga angkat bicara terkait perbandingan warga di Eropa dan Amerika dengan Indonesia, di mana di kedua benua itu banyak yang tak pakai masker.
"Banyak dari masyarakat kita yang berpikir, kenapa di Eropa mereka nonton bola tidak pakai masker? Kenapa di Amerika bebas orang tidak pakai masker? Mereka Amerika dan Eropa sudah terbentuk yang namanya herd immunity. Apa itu artinya? Kekebalan bersama. Kenapa dia kekebalan bersama? Karena 80 persen masyarakatnya sudah vaksin."
"Kalau kita masih banyak yang kepala batu. Dia yang takut suntik, akhirnya dia yang pengaruhi orang (untuk tidak vaksin). Sebenarnya banyak yang tidak vaksin bukan karena tidak percaya vaksin, tapi karena takut jarum suntik. Maka dia pengaruhi orang."
Berita Terkait
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dihapus: Benarkah Sepi, Bikin Macet, dan Tak Dibutuhkan?
-
Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi
-
BRI KPR Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Tawarkan Tenor hingga 30 Tahun
-
NHM Optimalkan Sistem Daur Ulang Air di Tambang Gosowong untuk Perkuat Pengelolaan Air Berkelanjutan
-
BRI Dukung Pekerja Migran Indonesia di Taiwan, Dari Pertemuan Keluarga Hingga Bekal Masa Depan
-
BRImo Taiwan Perluas Layanan BRI Bagi Diaspora Indonesia