Scroll untuk membaca artikel
Bimo Aria Fundrika | Ummi Hadyah Saleh
Sabtu, 24 Juli 2021 | 21:26 WIB
Suasana di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta. [Suara.com]

SuaraJakarta.id - Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat angka kasus positif per Sabtu (24/7/2021) mencapai 8.360 kasus. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan angka tersebut berasal dari 29.105 orang yang dilakukan tes PCR. 

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 29.105 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 8.360 positif dan 20.745 negatif," ujar Dwi dalam keterangannya, Sabtu (24/7/2021).

Selain itu kata Dwi dilakukan tes Antigen hari ini sebanyak 8.751 orang dites. Hasilnya 741 positif dan 8.010 negatif.

Baca Juga: Fakta di Balik Video Viral Pasien COVID-19 yang Dianiaya Massa

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. 

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 193.142 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 480.468 per sejuta penduduk," tutur Dwi.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta kata Dwi turun sejumlah 6.413 kasus. Sehingga jumlah kasus aktif atau orang yang masih dirawat/ isolasi) sampai hari ini sebanyak 73.222.

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 786.880 kasus.

Dwi menyebut hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Baca Juga: Oseltamivir Bukan Obat Utama Covid-19 Lagi, dan 4 Berita Terpopuler Lainnya

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 702.477 dengan tingkat kesembuhan 89,3 persen, dan total 11.181 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,4 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6 persen.

Kemudian untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 25,7 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,4 persen. 

WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 6.982.429 orang (79,2 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 112.132 orang. 

Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 2.191.407 orang (24,9 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 67.358 orang. 

Adapun target vaksinasi di Jakarta yang ditetapkan Presiden RI Jokowi agar dipenuhi pada akhir Agustus adalah 7,5 juta penduduk usia 12 tahun ke atas.

Sementara, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menetapkan target total 8,8 juta penduduk Jakarta divaksin untuk menciptakan kekebalan komunitas.

Lebih lanjut, Dwi menuturkan capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 42,8 persen. 

Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 75 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 20,9 persen. Kemudian , pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 69,1 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 59,3 persen. 

"Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 142.283 orang dan dosis 2 sebanyak 85.304 orang," katanya. 

Load More