SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan, pihaknya tak mungkin memantau setiap warung makan di Jakarta. Apalagi tempat seperti warteg di ibu kota begitu banyak.
Hal ini dikatakan Riza menanggapi soal pengawasan aturan makan 20 menit di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 4 di Jakarta. Aturan ini telah diperpanjang oleh Gubernur Anies Baswedan sampai 2 Agustus 2021 mendatang.
"Tidak mungkin setiap warung makan dihadirkan petugas," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (28/7/2021) malam.
Riza pun menyebut aturan ini mengandalkan kesadaran dari tiap masyarakat. Meski tak dipantau langsung, warga harus tetap menaati makan maksimal 20 menit.
Begitu juga dengan pengelola tempat makan tak boleh mengizinkan lebih dari tiga orang makan bersamaan. Jam operasional juga maksimal hanya sampai 20.00 WIB.
"Jadi butuh yang namanya kesadaran, jadi melawan pandemi Covid ini butuh kerjasama yang baik, sinergi kolaborasi kebersamaan saling dukung saling bantu tolong menolong dan yang paling penting adalah kesadaran kita," katanya.
Kebijakan ini juga bertujuan tidak membuat warga berlama-lama di warung makan. Apalagi ketika menyantap hidangan, pasti lepas masker dan kerap melakukan interaksi langsung.
"Jadi kalau kita santai berleha-leha dapat menimbulkan masalah penularan bahkan kematian bagi orang lain, bahkan diri kita sendiri," pungkasnya.
Baca Juga: Parodikan Aturan Makan 20 Menit, BPBD Kabupaten Demak: Baru Nyendok Sudah Diambil
Berita Terkait
-
Parodikan Aturan Makan 20 Menit, BPBD Kabupaten Demak: Baru Nyendok Sudah Diambil
-
Desak Jelaskan Aturan Makan 20 menit, Puan Khawatir Kepercayaan ke Pemerintah Menurun
-
BPBD Kabupaten Demak Parodikan Peraturan Makan 20 Menit, Baru Nyendok Piring Diambil
-
Kecualikan Presiden Jokowi, Warung Makan Viral Buat Promo PPKM Digeruduk Aparat
-
Soal Makan di Warteg Dibatasi 20 Menit, Anies: Bisa Makan Pakai Masker?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden