Sudah lebih dari sebulan ini Puput menganggur di rumah lantaran jadwal manggungnya semua telah dibatalkan akibat aturan PPKM Level 4.
Namun ia tak menyerah. Ia tetap berikhtiar mencari rezeki lewat warung kopi yang dibuatnya bersama adik dan ibunya di lahan baru pemakaman khusus COVID-19 zona 2 TPU Jombang.
Kebetulan lahan baru pemakaman TPU Jombang itu tepat berada di belakang rumahnya. Sehingga, dia dan keluarganya memanfaatkan itu sebagai peluang mengais rezeki di tengah pandemi COVID-19.
Dalam sehari, dari hasil warung kopi tersebut, Puput mengaku bisa mendapat penghasilan hingga Rp 2 juta. Penghasilan itu tergantung sepi atau ramainya aktivitas pemakaman.
"Kalau lagi ramai sehari bisa dapat Rp 2 juta. Tapi kalau sepi sehari Rp 800 ribuan lah. Ya lumayan aja lagi pandemi gini," sebutnya.
Selain menjadi biduan, Puput juga sempat bekerja menjadi marketing di salah satu Bank BUMN. Namun pekerjaan itu hanya dilakoninya beberapa bulan dan memutuskan berhenti.
Meski sibuk berdagang dan menjadi biduan, Puput tak lupa untuk terus mengenyam pendidikan di sekolah formal. Saat ini, ia merupakan mahasiswi tingkat akhir di salah satu universitas di Kota Tangsel.
Sempat Khawatir
Berdagang di area pemakaman khusus jenazah COVID-19 bukan berarti membuat Puput tak merasakan kecemasan. Rasa khawatir terpapar COVID-19 tetap dirasakannya.
Baca Juga: Retribusi Pemakaman COVID-19 TPU Jombang Rp 1 Juta, Pengelola: di Luar Warga Tangsel
Namun demikian, Puput mengaku, selalu berusaha menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, pakai hand sanitizer dan rajin cuci tangan agar tak terpapar COVID-19.
"Awalnya khawatir banget karena ngeliat diberita itu Covid-Covid gini takut banget. Tapi sekarang yang penting tetap protokol kesehatannya dijaga," pungkasnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
14 Siswi SMP Tangsel Jadi Korban Bullying Minuman Racikan, Ketua Komisi X DPR: Ini Sangat Ekstrem
-
Ruko yang Meledak di Ciputat Pernah Jadi Dapur MBG
-
Puslabfor Temukan Tabung Etilen 52 Kg di Lokasi Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel
-
Ledakan Pasar Cimanggis, Dua Orang Tewas dan 11 Luka-luka
-
Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, 6 Bangunan Rusak Parah
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event