Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Selasa, 24 Agustus 2021 | 12:48 WIB
Kresno Mulyadi, saudara kembar Kak Seto atau Seto Mulyadi, saat ditemui SuaraJakarta.id beberapa waktu lalu. [Suara.com/Wivy Hikmatullah]

Selera Seni

Soal hobi seni, keduanya memiliki ketertarikan di bidang seni. Tapi, selera seni mereka ternyata berbeda. Kresno lebih senang pada pertunjukkan wayang. Di usia 25 tahun bahkan Kresno sudah menjadi dalang wayang kulit.

Hingga kini, di sela-sela kesibukannya, Kresno masih aktif dalam dunia wayang di salah satu sanggar Lions Klub Monas. Sementara Seto, kini lebih senang pada pertunjukkan ketoprak.

Soal nama, Kresno bercerita bahwa nama dirinya dan Seto merupakan pemberian dari dr Soeradji Tirtonegoro. Beliau yang namanya dijadikan nama rumah sakit di Jawa Tengah itu merupakan kerabat dari kedua orangtuanya, Mulyadi.

Baca Juga: Kak Seto: Masyarakat Harus Lebih Peduli Anak Selama Pandemi

Penamaan tersebut didasarkan pada warna kulit saat keduanya lahir. Nama Kresno, lantaran saat itu lahir dengan warna kulit agak kemerahan, sementara Seto kulitnya lebih putih.

"Jadi nama kita berdua sangat singkat, Seto bahkan cuma empat huruf. Katanya nama itu karena warna kulit kita saat lahir, tapi sekarang sama-sama putih kok," kata Kresno sambil mengenang sosok dr Soeradji itu.

Kresno Mulyadi, kembaran Kak Seto, saat memberi motivasi anak-anak korban tsunami di Pandeglang. [Dok. Pribadi]

Komunikasi Efektif Orang Tua dan Anak

Pada 28 Agustus mendatang, Kak Seto dan Kresno Mulyadi akan genap berusia 70 tahun. Di usia senjanya saat ini, Kresno mengaku masih ada hal yang ingin dicapai.

Meski Kresno fokus pada anak berkebutuhan khusus dan Seto fokus pada anak-anak pada umumnya, keduanya ingin membangun kesadaran orang tua untuk menyikapi generasi masa kini dengan paradigma baru. Terutama soal komunikasi efektif antara orang tua ke anak.

Baca Juga: Lindungi Anak di Masa Pandemi, Kak Seto Ajak Tetangga, Om, dan Tante untuk Peduli

Menurutnya, anak milenial saat ini memiliki gaya komunikasi antar subjek bukan lagi perintah dari orang tua ke anaknya. Hal itu, diakui Kresno sudah diterapkan antara dia dan istrinya kepada kedua anaknya yang kini berusia 18 dan 17 tahun. Hasilnya, anak bisa tumbuh mandiri tapi tetap dekat dengan orang tua.

Load More