Rizki Nurmansyah
Kamis, 09 September 2021 | 18:05 WIB
Masjid Al-I'thisom yang berada di lingkungan pusat pemerintahan Pemkot Tangsel di Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Kamis (9/9/2021). [SuaraJakarta.id/Wivy]

SuaraJakarta.id - Aksi pencurian kembali terjadi di Masjid Al-I'thisom yang berada di lingkungan pusat pemerintahan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel). Teranyar, sepatu milik seorang jemaah dicuri saat salat Dzuhur, Kamis (9/9/2021).

Hikmat, jemaah yang menjadi korban pencurian sepatu, menuturkan menyimpan sepatu di sebelah kiri teras masjid dekat tempat satpam dan marbot masjid biasa berjaga.

"Tadi lagi buru-buru mau jemaah shalat Dzuhur jadi nggak sempat simpan sepatu di tempat penitipan. Saya pikir sudah ada satpam di sana, jadi amanlah. Tapi setelah selesai sholat, ternyata sepatu saya sudah hilang," katanya, Kamis (9/9/2021).

Salah satu petugas marbot masjid Zulkarnaen sempat membantu mencari ke sekeliling masjid. Namun sepatu dan maling tersebut tak dapat ditemukan.

Dia menuturkan, aksi pencurian di masjid milik Pemkot Tangsel sudah sering terjadi. Sebulan, bahkan bisa satu atau dua sepatu jemaah yang digondol maling saat melaksanakan shalat.

Menurutnya, maling sepatu itu beraksi di setiap waktu ramai jemaah dan mengincar sepatu-sepatu bermerek. Di lingkungan masjid juga tidak ada CCTV.

"Lumayan sering banget jemaah yang kehilangan. Kita sudah pernah ajukan untuk pengadaan CCTV demi keamanan masjid, tapi belum ada realisasinya," tuturnya.

Terpisah, Kabag Kesra Pemkot Tangsel Heli Slamet membenarkan, bahwa pengamanan di lingkungan masjid Pemkot belum dilengkapi CCTV.

"Kami akui memang masjid Pemkot ini relatif terbuka, pengamanannya belum ketat. Petugas satpamnya terbatas dan belum ada CCTV karena masih proses pembangunan. Tapi karena kebutuhan, kita pakai," kata Heli.

Baca Juga: Kejari Tangsel Sebut 8 Napi dari Wilayahnya Ikut Jadi Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Heli mengatakan, soal pengadaan kamera CCTV bukan kewenangannya melainkan masih kewenangan Dinas Bangunan dan Tata Ruang lantaran masih proses pembangunan.

"Jadi CCTV belum terpasang, penataan parkir juga sedang dilakukan. Terkait dengan semuanya itu masih dalam proses, pengadaan sarana prasarana merupakan kewenangan Dinas Bangunan," pungkas Heli.

Kontributor : Wivy Hikmatullah

Load More