SuaraJakarta.id - Melakukan bleaching tidaklah baik bagi kesehatan rambut. Saat melakukan bleaching, maka yang terjadi adalah tekstur rambut kering.
Tidak hanya itu, bleaching juga menyebabkan terbukanya lapisan kutikula yang bisa berdampak pada rambut bercabang hingga akhirnya patah.
Dikutip dari Ayojakarta.com—jejaring Suara.com—nerikut cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi kerusakan rambut akibat bleaching:
1. Gunakan Conditioner
Penggunaan conditioner pada rambut rusak sangatlah penting. Karena dapat membantu rambut dalam proses regenerasi sel.
Selain itu juga membantu untuk menghaluskan batang rambut juga menutrisinya agar tidak mudah patah.
Setelah rutin menggunakan conditioner, maka akar rambut akan menjadi lebih kuat. Kamu hanya perlu mengaplikasikan conditioner dari tengah hingga ujung batang rambut.
Kamu juga bisa memilih conditioner yang memiliki kandungan keratin untuk melapisi rambut agar terhindar dari efek negatif suhu panas.
2. Jangan Terlalu Sering Keramas
Baca Juga: Wanita Ini Keseringan Bleaching hingga Rambut Rusak Parah, Akhirnya Harus Cukur Botak
Sampo bekerja dengan mengangkat minyak pada rambut yang membuat rambut menjadi lebih kering.
Saat rambut di-bleaching, maka rambut akan menjadi sangat kering sehingga perlu untuk mengurangi frekuensi keramas.
Keramas dua hingga tiga kali dalam seminggu sudah cukup.
3. Gunakan Masker Rambut
Penggunaan masker rambut dapat membantu agar rambut menjadi lebih kuat dan tidak mudah patah. Cukup menggunakannya satu hingga duakali dalam seminggu.
Kamu juga tidak perlu khawatir bahwa menggunakan masker rambut akan merepotkan dan menghabiskan banyak waktu.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Conditioner Keratin untuk Rambut Lebih Sehat dan Kuat
-
Anti Ribet! 4 Rekomendasi Sampo dan Conditioner 2 in 1 yang Praktis dan Hemat
-
7 Conditioner di Indomaret untuk Rambut Kering dan Mengembang
-
5 Semir Rambut Tanpa Bleaching untuk Tutupi Uban, Aman Buat Lansia
-
5 Rekomendasi Conditioner Rambut Terbaik untuk Lansia, Bisa Dibeli di Indomaret
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Anti Boros Setelah Lebaran, 7 Ide Masak Sekali untuk Stok Seminggu ala Meal Prep Simpel
-
Benarkah WFA Efektif Tekan Arus Balik 2026? Saat Data Kendaraan Justru Meningkat
-
Dompet Tipis Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Cepat Memulihkan Keuangan di Akhir Bulan
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?