SuaraJakarta.id - Polres Metro Jakarta Selatan memastikan kepada pengemudi yang memakai plat palsu dinas TNI di Bulungan Raya, Minggu (12/9/2021) dini hari, hanya dilakukan penilangan. Tidak sampai dilakukan penahanan.
Kasat Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Samakun mengatakan, terhadap pemilik mobil berplat palsu dinas TNI tersebut hanya dilakukan penilangan.
"Tidak ditahan, hanya ditilang saja. Itu penyerahan dari Serse, kita hanya diserahkan untuk tilang saja," kata Samakun dikonfirmasi, Senin (13/9/2021), dikutip dari Antara.
Namun demikian, Samakun enggan merinci identitas lengkap dari pengemudi tersebut.
"Itu masih di anggota, belum megang. Di Serse ada inisial dan kronologisnya, kan ada di sana. Kita hanya diserahkan penilangan saja," kata dia.
Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Febri Isman Jaya mengungkapkan, pengemudi mobil tersebut bukan anggota TNI.
Melainkan masyarakat sipil yang menyalahgunakan plat dinas TNI untuk mengelabui petugas pada saat razia.
"Hanya menggunakan plat TNI, tapi orang sipil," kata Febri Isman.
Sebelumnya, pengemudi berplat mirip dinas TNI tersebut diamankan di Jalan Bulungan Raya, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
Baca Juga: Langgar Jam Operasional, A/A Bar Kebayoran Baru Ditutup hingga PPKM Level 3 Selesai
Saat diamankan, pengemudi tersebut sempat ingin menabrak anggota kepolisian saat diberhentikan.
"Sempat petugas mau ditabrak pas mau dihentikan. Karena dia posisi dalam keadaan cepat,” kata Febri.
Adapun plat yang digunakan pengemudi tersebut berwarna merah bertuliskan 6810-00 Denma Mabes TNI.
Polisi juga menemukan plat hitam sesuai STNK mobil bernomor B 81 LLF.
“Pengemudi dan tiga orang lainnya dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk dimintai keterangan,” kata Febri.
Berita Terkait
-
Bukan Geledah, KPK Ternyata Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim di Brawijaya III
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Polisi Usut Kasus Dugaan Penyerangan di Kafe Kemang Jaksel
-
Kasus Penganiayaan Pegawai Ritel di Pasar Minggu Berakhir Damai, Polisi: Proses Hukum Profesional
-
Reza Arap Diperiksa 5 Jam Terkait Kematian Lula Lahfah, Polisi Cecar 30 Pertanyaan, Apa Saja?
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus